Tidur Bifasik, Pola Tidur yang Jarang Dilakukan Padahal Punya Banyak Manfaat

Tidur bifasik adalah kebiasaan tidur dua kali dalam sehari, yaitu di malam dan siang hari.

Namun, tidur siang yang dimaksud di sini bukan hanya sebagai selingan sesekali atau sekadar untuk  bayar “utang” tidur. Untuk Anda dapat menerapkan pola tidur bifasik, jadwal tidur siang harus dibuat rutin setiap hari.

Orang yang memiliki pola tidur bifasik biasanya tidur malam selama 5-6 jam dan tidur siang selama 20-30 menit setiap hari. Ada pula yang terbiasa tidur malam selama 5 jam dan tidur siang sekitar 1 sampai 1,5 jam setiap hari.

Bentuk lain dari tidur bifasik adalah membiasakan tidur selama 6-8 jam setiap malam, namun dibagi dalam dua shift. Misalnya, mulai tidur dari pukul 7-9 malam kemudian bangun sebentar dan lanjut tidur lagi dari pukul 12 hingga 6 pagi. Pola bifasik yang satu ini tidak memerlukan jadwal tidur siang.

Manfaat tidur bifasik

istirahat cukup setelah bekerja

Pola tidur bifasik yang dilakukan dua kali sehari tampaknya masih kalah populer dibanding tidur sekali di malam hari. Ini karena selama matahari masih bersinar di atas kepala akan cukup sulit bagi kita, terutama bagi pekerja kantoran, untuk meluangkan waktu tidur siang.

Padahal, pola tidur bifasik diyakini memiliki lebih banyak manfaat ketimbang hanya tidur malam saja.

Berdasarkan banyak tinjauan penelitian, banyak orang merasa bahwa tidur bifasik membawa dampak yang baik secara fisik maupun psikis. Dilansir dari laman National Sleep Foundation, tidur siang memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan seperti:

Mengisi kembali energi yang hilang

Tidur siang bisa meningkatkan kinerja dan kewaspadaan otak. Itu sebabnya Anda akan lebih merasa bersemangat setelah bangun dari tidur siang yang nyenyak.

Namun, jangan terlalu lama. Tidur siang selama 15 sampai 20 menit saja sudah cukup untuk menyegarkan kembali tubuh dan pikiran Anda.

Jika terlalu lama, tidur siang justru bisa membuat Anda lemas dan pusing habis bangun.

Mengurangi stres

Jika dilakukan teratur, tidur siang barang sebentar saja bisa membantu mengurangi stres dan ketegangan yang dirasakan saat bekerja.

Untuk mendapatkan manfaat optimal, tidurlah setiap hari di waktu yang sama. Tepatnya antara pukul 13.00 sampai 15.00.

Di waktu setelah makan siang ini, kadar gula darah dan energi biasanya mulai menurun sehingga rasa kantuk mulai menyerang. Agar lebih cepat nyenyak, tidurlah di ruangan yang gelap dan tidak terlalu bising.

Meningkatkan suasana hati (mood)

Ketika Anda kurang tidur, bukan hanya rasa kantuk yang menyerang. Namun, mood pun biasanya jadi buruk dan Anda cenderung mudah marah.

Solusi yang paling tepat saat Anda kurang tidur sebenarnya adalah meluangkan waktu sebentar untuk beristirahat. Inilah mengapa pola tidur bifasik adalah hal yang perlu diterapkan dalam keseharian.

Jika dibandingkan dengan minum kopi, tidur siang sebentar menjadi cara melek yang lebih membawa manfaat. Tidur siang adalah cara alami untuk memulihkan energi dan mood.

Membantu penuhi kebutuhan tidur

Dengan rutin tidur siang pun Anda jadi akan lebih mudah memenuhi kebutuhan tidur harian Anda, yaitu 7-8 jam setiap hari. Anda pun akan terhindar dari risiko kurang tidur atau kebiasaan begadang hingga larut malam.

Jangan biasakan kurang tidur terus-terusan karena risikonya untuk kesehatan sama sekali tak sepele. Orang yang setiap hari kurang tidur berisiko tinggi mengalami:

  • Kegemukan
  • Penyakit kardiovaskular
  • Penurunan fungsi kognitif otak
  • Diabetes tipe 2

Yuk, mulai coba terapkan pola tidur bifasik demi kesehatan yang lebih baik!

(Visited 32 times, 1 visits today)

About The Author

Baca Juga

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.