SERANG, Sultantv.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang memastikan kesiapan matang jelang Hari Raya Idhul Adha 1447 Hijriyah. Sebanyak 87 juru sembelih halal (Juleha) telah disiapkan dan ditugaskan secara khusus untuk menangani pemotongan 1.000 ekor domba qurban yang akan didistribusikan ke seluruh wilayah.
Program besar ini menyasar sebanyak 22.500 penerima manfaat yang tersebar di 29 kecamatan se-Kabupaten Serang.
Kesiapan ini dipastikan Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Serang, Syamsuddin, kepada wartawan, Senin, 25 Mei 2026.
Menurutnya, rapat ini menjadi tahap penentuan pembagian tugas yang jelas antara pihak kecamatan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), agar pada hari pelaksanaan tidak ada lagi kebingungan atau saling tanya jawab terkait tanggung jawab masing-masing.
“Tadi sudah rapat koordinasi terakhir. Kita pastikan pasangan kerja antara kecamatan dan OPD sudah jelas. Segala kebutuhan di lapangan sudah disampaikan dan harus sudah disiapkan masing-masing pihak,” ujar Syamsuddin.
”Kecamatan menyiapkan tambang, kampak, dan troli. Sedangkan OPD wajib menyiapkan plastik merah berukuran besar serta timbangan. Semuanya sudah selesai diatur dengan baik,” sambungnya.
Syamsuddin menyampaikan bahwa fokus utama persiapan kali ini ada pada kesiapan 87 Juleha yang menjadi ujung tombak keberhasilan kegiatan ini.
Secara rinci, setiap kecamatan mengirimkan 3 orang Juleha terampil dan bersertifikasi halal. Pembagian beban kerja pun telah ditetapkan secara proporsional, di mana setiap juru sembelih akan bertugas memotong sekitar 11 ekor domba.
Seluruh proses pemotongan serentak nantinya akan berpusat di Pondok Pesantren Bai Mahdi Soleh Ma’mun, Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang.
“Setiap Juleha memiliki tanggung jawab yang sudah dihitung cermat agar pelayanan maksimal dan syariat terjaga. Di lokasi pemotongan, kami juga mengerahkan 3 orang utusan dari setiap kecamatan dan 10 orang dari OPD. Kami pun menekankan keterlibatan tenaga perempuan untuk membantu proses penimbangan agar lebih teliti dan rapi,” jelasnya.
Lebih lanjut terkait pembagian jatah hewan qurban, semula terdapat perbedaan hitungan berbasis data desil. Namun setelah pembahasan akhir diputuskan sama rata: setiap kecamatan berhak menerima 34 ekor domba.
Nantinya, setiap penerima manfaat akan mendapatkan jatah pasti berupa 1 kilogram daging murni, ditambah dengan jeroan dan tulang. Daging tersebut akan didrop ke kecamatan untuk kemudian disalurkan langsung ke tangan masyarakat yang masuk dalam kriteria desil 1 atau warga kurang mampu.
Syamsuddin juga menegaskan aturan tegas terkait pembagian daging. Para panitia pelaksana dipastikan tidak mendapatkan jatah dari cadangan program ini, karena sepenuhnya dikhususkan untuk warga miskin.
Namun, Sekretaris Daerah Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana, memberikan solusi agar panitia tetap mendapatkan bagian dari sumbangan yang dikumpulkan secara mandiri oleh masing-masing OPD, terpisah dari jatah utama warga.
“Intinya, program ini murni untuk kesejahteraan warga kurang mampu. Kami pastikan mulai dari Juleha, peralatan, hingga sistem pembagian sudah siap 100 persen agar momen Idhul Adha tahun ini membawa manfaat luas bagi masyarakat Kabupaten Serang,” pungkasnya. (Red/ RG)




