More
    BerandaBERITAMengenal Zoonosis dan Pencegahan Penyakit dari Hewan di Rumah.

    Mengenal Zoonosis dan Pencegahan Penyakit dari Hewan di Rumah.

    Guru Besar Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis IPB University mengungkapkan potensi ancaman keberadaan hewan seperti kelelawar yang berada di rumah terhadap kesehatan manusia. Kotoran dari kelelawar, air liur, urin, dan makanan sisa yang ditinggalkan kelelawar bisa menyebarkan mikroba berbahaya seperti virus, bakteri, dan jamur. Hal ini bisa meningkatkan risiko zoonosis.

    Zoonosis merupakan sebutan untuk penyakit menular yang berpindah dari hewan ke manusia. Bisa termasuk bakteri, virus atau parasit. Cara menyebarnya melalui kontak langsung atau dari makanan, minuman, dan kotoran yang ditinggalkan hewan tersebut.

    Kuman-kuman yang ditinggalkan oleh hewan ini bisa menyebabkan penyakit ringan atau bahkan kematian pada manusia. Berikut cara penyebaran penyakit zoonosis:

    1. Kontak langsung manusia dengan hewan, terinfeksi kotoran, liur, darah, lendir, atau cairan lain.
    2. Kontak tidak langsung, seperti tangki air akuarium, habitat hewan peliharaan yang kotor dan jorok, kandang ayam, lumbung, tanaman, atau tanah.
    3. Penularan melalui vektor, seperti lewat serangga atau nyamuk.
    4. Makanan yang terkontaminasi, misalnya susu mentah, daging atau telur kurang matang, buah atau sayuran yang terkontaminasi hewan terinfeksi virus.

    Adapun gejala manusia terkena penyakit zoonosis yaitu gangguan pencernaan dan flu, diare, kram perut, mual, muntah, demam, pegal-pegal, sakit kepala, kelelahan, pembengkakan kelenjar getah bening, lesi pada kulit, goresan, atau bekas gigitan.

    Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak dapat menghindari interaksi secara penuh dengan hewan, namun ini hal yang bisa dilakukan sebagai pencegahan terkena penyakit zoonosis:

    1. Menjaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan menggunakan sabun setelah berinteraksi dengan hewan.
    2. Menjaga kesehatan hewan jika memelihara di rumah.
    3. Mencegah gigitan serangga dengan semprotan pengusir serangga, memakai pakaian panjang, menjauhi daerah hutan, memakai lotion pencegah gigitan nyamuk.
    4. Menjaga kebersihan makanan, baik saat pengolahan, area masak, dan kebersihan alat-alat makan atau masak.
    5. Segera ke dokter jika merasakan gejala yang tidak enak setelah berinteraksi dengan hewan.

    [Radika]

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    - Advertisment -

    Most Popular