Trik Agar Anak Doyan Makan Sayur dan Buah

Dibandingkan dengan bahan makanan lain, anak-anak cenderung lebih sulit makan sayur dan buah. Padahal makanan ini bisa menjaga kesehatan dan pertumbuhan anak.

Sayur dan buah mengandung vitamin, mineral dan serat yang sangat baik untuk kesehatan anak. Ada beberapa faktor yang sebabkan si kecil menolak konsumsi sayur dan buah. Salah satunya adalah tekstur dan rasanya yang hambar sehingga tak menarik perhatian anak-anak.

Jika kurang mengonsumsi sayur-sayuran bisa berdampak pada meningkatnya penyakit tidak menular. PTM ini meliputi hipertensi, stroke, obesitas hingga gagal ginjal kronis.

Supaya hal ini tidak terjadi, sebaiknya ibu perlu lakukan beberapa trik. Dengan cara ini anak-anak lebih tertarik untuk mengonsumsi sayur dan buah seperti dilansir dari detik food.

1. Sajikan sayuran dan buah dengan warna kontras

Buah dan sayur berwarna berbeda juga mengandung nutrisi yang berbeda. Ini jadi alasan mengapa anak-anak penting konsumsi beragam buah dan sayur berbeda setiap hari. 

Berfokus pada warna bisa jadi cara yang menyenangkan untuk ajak-anak makan lebih buah dan sayur. Ajarkan si kecil untuk mengenal sayur dan buah apa saja yang bisa ia makan. Ajak juga si kecil untuk bermain melacak buah dan sayuran sesuai dengan gambarnya. 

Selain itu dengan cara mengkombinasikan buah atau sayuran. Anak juga lebih mudah menikmati rasanya. Pilih buah-buahan dengan rasa yang manis agar anak lebih suka.

2. Ubah bentuk

Dikutip dari detikHealth, dr Frieda Handayani Kawanto, SpA (K), dari RS Evasari mengatakan bahwa ada beberapa faktor yang bisa membuat si kecil menolak makan sayur dan buah. Salah satunya adalah tekstur dan rasa. 

Kebanyakan dari buah dan sayur memiliki tekstur keras dengan rasa yang cenderung hambar sehingga mungkin tidak menarik untuk anak-anak kecil. Sehingga Anda bisa mengolah sayur atau pun buah menjadi bentuk makanan yang lain. 

Sayuran bisa dicincang kemudian diolah menjadi campuran bakso atau nugget. Haluskan sayuran dengan food processor agar tak terlihat. Tak hanya itu, sayuran atau pun buah seperti wortel dan pisang bisa dibuat cake. 

Carrot cake, pumpkin muffin hingga zucchini bread dapat Anda buat. Anda dapat mencampurkan aneka sayuran enak ke dalam sajian cake yang manis dan bertekstur empuk. Agar rasanya semakin enak, Anda juga dapat mencampurkan sayuran dengan potongan pisang atau mentega yang harum untuk menutupi aroma langu sayuran.

3. Buat smoothies

Banana smoothie with oat in a jar on rustic wooden background.

Buah dan sayur lebih menarik jika dibuat menjadi smoothies. Smoothies bisa dibuat dengan mencampur pisang, jus apel, wortel dengan yogurt atau susu dan es yang diblender jadi satu. The Centers for Disease Control and Prevention menyatakan bahwa setengah cangkir wortel cukup untuk memenuhi asupan sayuran dalam sekali makan.

Akan tetapi akan lebih baik jika si kecil mau menikmati buah dalam bentuk potongan. Jika ingin memberikan buah dalam bentuk potongan, sebaiknya cetak buah menjadi bentuk yang lebih menarik.

4. Sajikan dengan saus

polenta with Cheddar cheese on a dark wood background. the toning. selective focus

Banyak anak-anak yang menyukai pasta. Anda bisa mencampurkan sayuran cincang ke dalam saus pasta untuk menambah asupan serat. Selain pasta, sayur juga bisa disajikan dengan cocolan berupa saus keju. Menurut peneliti dari Amerika, trik ini sukses membuat si kecil tertarik mencoba sayuran dan menyukainya.

Psikolog Arizona State University Elizabeth Capaldi-Phillips dan timnya telah mensurvei orang tua dari 29 anak berusia 3-5 tahun. Mereka diberi pertanyaan seputar apakah si kecil menyukai atau tidak menyukai 11 jenis sayuran yang ada di survei.

Dan hasilnya ditemukan bahwa anak-anak yang diberi brussels sprout dengan cocolan krim keju pada masa percobaan jauh lebih menyukainya dibandingkan dengan mereka yang ditawari brussels sprout tanpa saus.

5. Ajak si kecil masak

Kegiatan memasak bisa jadi aktivitas menyenangkan bersama si kecil. Selain mendapat pengetahuan soal sayur dan buah, mengolah sendiri buah dan sayur juga bisa membuat si kecil lebih antusias mengonsumsi buah dan sayur.

Menurut studi, untuk kelompok anak yang dilibatkan dalam membantu orang tua memasak dan siapkan makanan terbukti lebih lahap mengonsumsi salad dan pastanya. Dibandingkan dengan kelompok anak yang tidak terlibat dalam proses memasak. Ketika anak dilibatkan memasak biasanya mereka akan mengonsumsi sayuran lebih banyak.


(Visited 10 times, 1 visits today)

About The Author

Baca Juga

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.