Jika Tahu Triknya, Lari Bersama Anak Itu Menyenangkan

Zaman sekarang dengan kemajuan teknologi dan internet tanpa batas, sulit untuk meyakinkan anak keluar dari rumah menikmati udara segar. Kebanyakan dari mereka memilih diam di rumah dan bermain dengan gadget. Oleh karena itu, penting sekali sebenarnya membuat anak suka olahraga, misalnya lari dan jogging

Selain menyehatkan untuk mereka, Anda juga mempererat hubungan dengan anak. Walaupun terdengar sulit untuk dilakukan, ada beberapa tips dan trik ampuh untuk mengajak anak ikut olahraga lari bersama Anda. 

Aktif bermain secara rutin dapat menyehatkan anak

susu untuk anak yang aktif

Para orangtua sudah seharusnya mengajak anak untuk berolahraga. Entah itu lari, jogging, berenang, atau olahraga lainnya. Ikut berpartisipasi aktif dalam kegiatan sangat berguna agar tubuh mereka bugar. 

Pada usia balita, biasanya mereka sangat aktif berkegiatan. Itu sebabnya, cobalah menyalurkan energi yang meluap-luap tersebut ke beberapa bidang olahraga ringan selama 60 menit sehari.

Nah, jika Anda mempunyai anak yang masih bersekolah di playgroup atau taman kanak-kanak, waktunya tentu berbeda. Luangkan waktu sekitar 120 menit untuk mereka bermain secara aktif yang tentunya diawasi oleh para orang dewasa. 

Bagi anak yang sudah sekolah hingga remaja membuat mereka untuk senang olahraga ternyata lebih sulit dibandingkan yang masih kecil. Oleh karena itu, terdapat beberapa cara jitu agar mereka mau berolahraga, terutama lari. 

Tips membuat anak suka olahraga lari

Membeli sepatu lari atau kaus olahraga baru memang dapat menarik perhatian anak Anda untuk ikut lari bersama. Akan tetapi, hal itu hanya bertahan sementara saja. 

Oleh karena itu, dibutuhkan cara tersendiri agar mereka mau ikut berolahraga bersama dalam jangka waktu yang lama. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan agar anak suka olahraga lari.

1. Menjadikan lari sebagai permainan

agar anak suka olahraga

Sebenarnya, meminta anak untuk berolahraga lari agar tubuh lebih sehat tidak akan membuat mereka termotivasi. Untuk itu, agar mereka mau, Anda bisa menjadikan “olahraga lari” ini seolah sebuah permainan di akhir pekan. 

Misalnya, Anda menyiapkan beberapa hadiah jika mereka berhasil menciptakan rekor ketika berolahraga. Anda bisa mulai kegiatan ini di daerah dekat rumah Anda. Bisa juga dengan menjadikan ini sebagai perlombaan.

Biasanya, di kompleks perumahan atau perkotaan, terdapat trek lari yang sering didatangi orang. Selain mudah untuk mengawasi anak, trek lari setidaknya membuat mereka merasa seperti atlet lari yang sedang berlomba. 

Apabila memang tersedia trek di sekitar rumah, mungkin Anda bisa mulai berjalan santai dengan anak dari rumah sejauh beberapa kilometer. Jika sudah terbiasa, mereka dengan sendirinya akan berlari-lari kecil untuk mengikuti Anda. 

2. Mencoba tempat dan waktu yang berbeda

gizi baik

Setelah berhasil membuat anak mullai suka olahraga lari dalam beberapa minggu, pindah tempat lari dapat dilakukan untuk mengganti suasana. 

Seperti yang dilansir dari helathy women, berlari di tempat yang sama dapat membuat anak merasa bosan dan memilih untuk berhenti lari. Itu sebabnya, mencoba berbagai trek lari bisa membuat anak Anda menjadi lebih semangat, sekaligus mengeksplor tempat baru. 

Tidak hanya tempat, Anda bisa mengganti waktu olahraga lari. Apabila sebelumnya sering berlari di pagi hari, kini bisa mencoba di sore hari. Usahakan untuk membuat lari tetap menarik di depan anak Anda, seperti berlari dengan kostum atau mengadakan kompetisi. 

3. Mengajarkan teknik berlari yang benar

latihan pernapasan

Tidak hanya membuat suasana lari menyenangkan, Anda juga harus mengajarkan anak cara olahraga lari yang biak dan benar.

Hal ini bertujuan agar mengurangi risiko cedera atau nyeri setelah lari. Mulai dari teknik pernapasan, bagaimana posisi kaki berlari seharusnya, hingga tidak menggerakkan tubuh sembarangan. 

Olahraga lari yang menyenangkan memang penting agar anak tidak bosan. Akan tetapi, mengajarkannya cara berlari yang benar pun tidak kalah bermanfaat untuk ke depannya. Cedera yang terjadi bisa jadi membuat anak Anda kapok dan tak mau lagi berlari.

Selain itu, ajarkan kepada mereka bahwa kecepatan dan jarak saat berlari tidak begitu berarti. Hal yang paling terpenting adalah ketika mereka berhasil ikut olahraga dan menjadi lebih sehat. 

4. Ajak anggota keluarga lainnya

anak lari bersama keluarga

Biasanya, anak-anak suka melakukan aktivitas bersama. Nah, olahraga lari berdua saja dengan anak mungkin akan terasa sepi dan membuat mereka cepat bosan. 

Oleh karena itu, jangan hanya ajak anak Anda. Cobalah untuk mengajak seluruh anggota keluarga Anda berolahraga bersama. 

Jika berhasil, buatlah sebuah program olahraga agar mereka tetap rutin beraktivitas bersama, tidak hanya satu dua kali saja. Selain itu, Anda pun dapat mengajak anggota keluarga untuk ikut maraton ketika sudah terbiasa lari bersama. 

5. Mendaftarkan anak ke program lari

Salah satu cara membuat anak suka olahraga lari adalah mengikutsertakan mereka ke program lari anak. 

Selain menyehatkan, mereka juga dapat bertemu dengan anak-anak lain dengan ketertarikan yang sama pada olahraga lari. Banyaknya teman juga bisa memotivasinya untuk terus menekuni olaharaga ini.

Membuat anak suka olahraga lari memang gampang-gampang sulit. Mungkin awalnya akan terasa susah untuk membuat mereka beranjak dari gadget.

Akan tetapi, setelah melihat anak Anda menikmati olahraga tersebut, tentu Anda akan merasa senang dan ikut menyemangati mereka agar tetap sehat serta terus mendukungnya melakukan aktivitas ini.[] 

(Visited 6 times, 1 visits today)

About The Author

Baca Juga

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.