Ini Tips Menyelamatkan Perabotan Rumah Setelah Kena Banjir

Musim hujan sudah datang, yang perlu diperhatikan bukan hanya perkara menjaga kesehatan atau stamina tubuh, namun juga mengantisipasi soal masalah banjir.

Menurut pakar kesehatan Rebecca Morley dari National Center for Healthy Housing, waktu yang pas untuk membersihkan rumah adalah 24 hingga 36 jam setelah air banjir surut. Mengapa? Menurut Rebecca, kita memang mau tidak mau harus berpacu dengan waktu agar bakteri dan jamur tidak berkembang biak dengan cepat pada rumah, mengingat bakteri dan jamur sangat suka dengan lingkungan yang lembap.

Lalu apa yang harus diperbuat pada rumah setelah kebanjiran? Dibersihkan dengan seksama tentunya! Bagaimana caranya?

Lindungi diri dengan sempurna

Langkah pertama dalam membersihkan rumah setelah kebanjiran ialah, melindungi diri dengan sempurna terlebih dahulu, yang dimaksud dengan melindungi diri dengan tepat di sini adalah dengan sebagaimana dipandu oleh Environmental Protection Agency (EPA), lembaga perlindungan lingkungan dari Amerika Serikat, pertama ialah dengan mengenakan celana dan baju lengan panjang serta alas kaki berupa sepatu bot. Kemudian, gunakan juga sarung tangan agar tidak terkena kontak dengan jamur secara langsung, pakai juga pelindung mata yang mempunyai pelindung mata berventilasi agar jamur tidak masuk ke dalam mata.

Sudah merasa cukup? Tentu belum, karena Anda harus juga memakai masker udara dengan tipe N-95 untuk mencegah jamur masuk dalam tubuh, sebab masker debu biasa, bandana atau sapu tangan, tidak bisa melindungi sistem pernafasan dari kuman, bakteri dan jamur.

Angkat dan jemur perabotan 

Mulailah acara bersih-bersih rumah setelah banjir ini, dengan cara mengangkut berbagai benda-benda seperti kursi, sofa, bantal, gorden, hingga furniture lainnya yang basah ke area yang kering dan terkena sinar matahari secara langsung. Menjemur perabotan yang basah hingga kering, akan mengurangi kerusakan perabotan tersebut.

Sedot

Setelah mengeluarkan perabotan basah yang ada di dalam rumah, dan menjemurnya di bawah sinar matahari. Keluarkan semua sisa air banjir dan lumpur dari dalam rumah, dengan memakai vakum untuk mengeluarkan berbagai air atau kelembaban dari berbagai perabotan dan juga karpet. Sebagai bantuan tambahan, bisa juga memanfaatkan kipas angin dan dehumidifier untuk membuat ruangan tidak terlalu lembab.

Cuci bersih semua kain

Cuci semua keset, kain gorden, taplak meja, handuk, pokoknya semua barang yang berbahan kain. Jika memungkinkan, cucilah dengan menggunakan air panas, dengan dibantu sabun deterjen yang bekerja ampuh membunuh kuman dan bakteri.

Pel lantai

Pel semua bagian lantai di rumah (termasuk kamar mandi) dengan memakai cairan pembersih lantai yang mengandung disinfektan yang dimasukkan ke dalam ember berisi air hangat. Sebaiknya ketika mengepel lantai, jangan hanya dilakukan sekali. Disarankan mengepel lantai ini dilakukan berulang kali sampai aroma tidak sedap bekas banjir sudah benar-benar hilang.

Gunakan cairan berklorin

Untuk membersihkan area dinding, sebaiknya pakai cairan pembersih berklorin yang berguna untuk mencegah timbulnya jamur, karena kandungan klorin dapat membasmi spora jamur sekaligus menghilangkan bakteri dan kuman. Semprotkan cairan pembersih berklorin ini ke area dinding, lalu usap dengan lap atau kain bersih hingga kering.

Buka semua pintu dan jendela 

Saat sedang membersihkan dan sesaat setelah rumah dibersihkan diketahu sebaiknya untuk membuka semua pintu dan jendela agar proses pengeringan lantai dan dinding rumah bisa lebih cepat, serta kalau bisa nyalakan juga kipas angin agar sirkulasi udara di dalam rumah lancar.[]

Sumber: lifestyle.okezone.com

(Visited 13 times, 1 visits today)

Artikel Terkait

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.