Sosialisasi UU 13 Tahun 2018, Wajibkan Seluruh Penerbit Setor Karya ke Perpustakaan Nasional

Memasuk era digital, dunia penerbitan tak pernah surut. Buktinya, setiap tahun angka penerbitan buku selalu meningkat. Di Banten saja misalnya, hingga 2019 jumlah penerbit aktif terus bertambah. Berdasarkan data Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, hingga 2019 jumlah penerbitan di Banten mencapai 157 penerbit.

“Jumlahnya bertambah dibanding tahun-tahun sebelumnya yang tidak mencapai 100 penerbit indie di Banten. Meski memasuki era digital, namun nyatanya jumlah penerbit yang mengajukan International Standard Book Number (ISBN) bertambah,” kata Leksi Hedifa, Pustakawan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia saat menjadi narasumber pada sosialisasi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018 tentang serah terima Karya Cetak dan Karya Rekam (KCKR) yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten, Selasa (30/4) di Kota Serang.

Leksi menjelaskan, Undang Undang No 13 Tahun 2018 merupakan revisi dari Undang Undang No 4 Tahun 1990. Undang Undang No. 13 Tahun 2018 mengakomodir karya-karya elektronik seperti ebook, ejurnal, epaper, musik, video dan lainnya. Sehingga karya elektronik itu juga harus disetor ke Perpustakaan Nasional.

Tujuan Undang Undang tersebut untuk melestarikan karya sebagai warisan bangsa. Manfaatnya tidak sekarang, melainkan seratus, dua ratus tahun lagi. Secara teknis, penerbit karya cetak mengirimkan dua eksemplar per-satu judul ke Perpustkaan Nasional, dan satu eksemplar per-satu judul ke Perpustakaan Provinsi.

“Tentang penyerahan karya cetak dan rekam masih belum sepenuhnya disadari oleh penerbit dan creator film. Padahal ini akan menjadi arsip buat mereka juga, kita akan rawat dan jaga baik-baik,” jelas Leksi

Pada kesempatan itu juga, Leksi mensosialisasikan layanan perpusnas tentang e-deposit. Pada tahun ini Perpustakaan Nasional mulai menghimpun bahan perpustakaan elektronik/digital dalam bentuk pdf ataupun audio yang kemudian diintegrasikan dengan aplikasi lain dan disajikan untuk portal web deposit sebagai sarana pendayagunaan koleksi bahan pustaka digital hasil pelaksanaan UU SSKCKR.[]

(Visited 14 times, 1 visits today)

About The Author

Baca Juga

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.