SERANG – Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten Imaduddin Sahabat angkat bicara mengenai pergantian Direksi dan Komisaris Bank Banten.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya transformasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terhadap Bank Banten. Oleh karena itu, pihaknya mendukung semua penguatan yang dilakukan terhadap Bank Banten.
“Bagi kami, BI sebagai otoritas sistem pembayaran telah mendukung semua penguatan yang dilakukan salah satunya kita mendorong atau memberikan izin mobile banking tanggal 23 Desember (2022) kemarin kita berikan kepada Bank Banten,” katanya kepada wartawan di Kpw BI Banten, Kamis (26/1/2023).
Menurutnya, dengan adanya izin mobile banking itu, merupakan bagian optimisme Bank Banten agar bisa menjadi bank yang dibanggakan di Provinsi Banten.
“Karena mengapa mobile banking itu penting, mobile banking itu dijadikan changer bagaimana digitalisasi misalkan pemerintahkan punya program TKDN penggunaan produk dalam negeri, nah inikan harus ditopang oleh kesiapan Bank RKUD-nya dalam hal ini Bank RKUD-nya Provinsi Banten kan Bank Banten,” ujarnya.
Oleh karena itu, pihaknya mendukung dengan digitalisasi Bank Banten. “Tidak hanya itu, itu nanti kepada distribusi pangan dan sebagainya kita kan sama-sama dorong mereka bisa menjadi penyalur, kami optimis Bank Banten menjadi lebih baik,” katanya.
Ia juga mengatakan mengenai profil Komisaris dan direksi Bank Banten. Menurutnya, para penjabat baru Bank Banten mampu bekerja secara profesional dikarenakan memiliki latar belakang perbankan.
“Kami optimis mereka bekerja profesional memiliki latar belakang perbankan yang kami dengar selanjutnya kami tidak tahu pasti tetapi kami dengar memiliki latar belakang perbankan inikan melalui fit and proper OJK otomatis kompetensi itu nomor satu ya kita sama-sama dukung termasuk kita semua, kita dukung, kita juga harus menggunakan Bank Banten,” pungkasnya. (Fik)





