More

    Modal Es Batu dan Alat Sederhana, Penyuntik LPG 3 Kg Untung Rp 1 Miliar Per Hari

    SERANG, Sultantv.co – Pelaku penyuntikan tabung LPG 3 Kg subsidi ke tabung LPG non subsidi 12 Kg dan 50 Kg meraup keuntungan Rp1 Miliar per hari.

    Para pelaku hanya bermodal alat bantu berupa selang regulator gas, alat transfer gas (tombak besi), timbangan elektronik dan es batu.

    “Para pelaku melakukan pemindahan tabung LPG subsidi 3 kg ke tabung LPG nonsubsidi 12 Kg dan 50 Kg dengan menggunakan alat bantu berupa selang regulator gas, alat transfer gas (tombak besi), timbangan elektronik dan es batu,” katanya Kapolda Banten Irjen Pol Abdul Karim di Aula Polda Banten, Rabu (13/12).

    Lanjutnya, pelaku menggunakan 4 tabung lpg subsidi 3 kg untuk dipindahkan ke 1 tabung lpg non 12 KG sementara untuk LPG non subsidi 50 KG membutuhkan 16 tabung LPG Subsidi 3 KG.

    “Keuntungan yang diperoleh para pelaku setiap hari dari penyalahgunaan LPG Subsidi ini sebesar ± Rp1.050.000.000,- (satu milyar lima puluh juta rupiah),” tuturnya.

    Tabung LPG 3 Kg yang disuntik bersumber dari Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, kota Tangerang Selatan, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Depok dan Bogor.

    Dalam satu hari pelaku membutuhkan 25.000 sampai dengan 35.000 tabung LPG Subsidi 3 Kg untuk kegiatan penyuntikan tersebut.

    Ia juga mengatakan para pelaku sudah beroperasi sejak kurang lebih 2 tahun dengan tempat penyuntikan yang selalu berpindah pindah yaitu di daerah Parigi Kota Tangerang Provinsi Banten, Cipete, Jakarta Selatan dan terakhir di Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Provinsi Banten dimana dari keterangan para tersangka, mereka telah melakukan aksinya di karang tengah selama 2 bulan.

    Penyidik telah menetapkan delapan tersangka yaitu TJ (56) sebagai Pemilik dan Penanggung jawab kegiatan, HR (40) dan SD (24) (Operator Suntik Gas), AG (50), DM (32), RZ (20), KR (38) dan RZ (29) sebagai Pembantu Operator.

    Saat ini, penyidik masih melakukan pengejaran terhadap 15 para pelaku lainnya diantaranya SR, BD, RY dan BD sebagai Koordinator, FJ dan FZ sebagai Mandor Lapangan, BH, JL, AZ, DT, WR, IP, EM, HD sebagai Operator Suntik Gas, serta AN sebagai Pengawas lapangan. (Fik)

    Artikel Terkait

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Stay Connected

    0FansSuka
    16,400PengikutMengikuti
    40,100PelangganBerlangganan
    - Advertisement -

    Artikel Terbaru