BerandaBERITAMengapa Panik Bisa Membuat Orang Cepat Tenggelam?

Mengapa Panik Bisa Membuat Orang Cepat Tenggelam?

Tenggelam bukan hanya disebabkan oleh ketidakmampuan berenang, tetapi sering kali diperparah oleh reaksi panik saat seseorang merasa tidak aman di air. Dalam kondisi darurat di air, panik adalah musuh utama, karena secara langsung memengaruhi kemampuan tubuh dan pikiran untuk bertahan.

Saat seseorang panik, tubuh akan memasuki mode “fight or flight” (lawan atau lari). Detak jantung meningkat, pernapasan menjadi cepat dan dangkal, dan tubuh bisa kehilangan koordinasi. Di air, respons ini menjadi sangat berbahaya.

Pertama, gerakan yang tidak terkendali akibat panik membuat seseorang lebih cepat lelah. Alih-alih mengapung atau mengatur napas, orang yang panik cenderung mengayuh tangan dan kaki secara sembarangan, yang justru menguras tenaga dan mempercepat proses tenggelam.

Kedua, pernapasan tidak teratur atau terengah-engah meningkatkan risiko menghirup air ke paru-paru. Saat kepala tidak stabil di atas permukaan air, seseorang yang panik bisa tersedak dan kehilangan kendali lebih lanjut, yang dapat memicu tenggelam dalam hitungan detik.

Ketiga, panik menyebabkan seseorang tidak mampu mengambil keputusan rasional, seperti mengapung diam untuk menghemat tenaga, mengangkat tangan untuk meminta bantuan, atau berenang ke arah yang benar.

Dalam banyak kasus tenggelam, korban ditemukan masih dalam jarak dekat dari tepi kolam atau tempat dangkal. Hal ini menunjukkan bahwa bukan jarak atau kedalaman air yang membunuh, tetapi kepanikan.

Oleh karena itu, penting untuk belajar tetap tenang di air, bahkan saat menghadapi situasi sulit. Latihan pernapasan, pelatihan renang yang benar, dan pemahaman dasar-dasar keselamatan air sangat membantu dalam mencegah tragedi.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular