More

    Ketua MUI Banten Meninggal Dunia Saat Ibadah Haji

    JEDDAH – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten KH Tb Hamdi Ma’ani Rusydi meninggal dunia saat melaksanakan ibadah haji di Jeddah Saudi Arabia, Jumat 7 Juni 2024.

    Sebelum meninggal dunia KH Hamdi mengalami gangguan kesehatan dalam perjalanan menjalankan ibadah haji. 

    KH Hamdi mengalami sesak napas  dan sempat akan dibawa ke rumah sakit di Jeddah.

    Kabar meninggalnya Ketua MUI Provinsi Banten KH. Tb. Hamdi Maani Rusydi menjadi kabar duka bagi Banten.

    Kabar duka ini disampaikan digrup WhatsApp MUI Banten.

    Telah berpulang ke rahmatullah Abah KH. HAMDI RUSYDI MA’ANI pada hari Jumat, 07 Juni 2024 WIB (Waktu Jeddah Saudi Arabia) dalam perjalanan menunaikan Ibadah Haji Tahun 1445 H/2024 M.

    Alamat Rumah Duka : Pesantren/Perguruan MALNU, seberang Alun-alun, Kecamatan Menes, Pandeglang, Banten.

    Semasa hidupnya, almarhum antara lain menjabat sebagai Ketua Umum MUI Provinsi Banten dan Pimpinan Perguruan/Pesantren MALNU, Menes, Pandeglang, Banten.

    Abahroji, sahabat dekat Almarhum KH Tb Hamdi Ma’ani Rusydi, merasa kehilangan dan berduka atas meninggalnya Almarhum KH Tb Hamdi Ma’ani Rusydi.

    Ia memuji kepribadian sosok Abah Yai sebagai seorang yang soleh, memiliki pemikiran terbuka, dan berwawasan luas tentang kebangsaan. 

    “Abah Yai sosok soleh, yang open mind, berwawasan luas tentang kebangsaan,” katanya.

    Ia juga menambahkan bahwa Abah Yai bersifat egaliter dan mudah bergaul dengan semua kalangan dan usia. 

    “Egaliter dan supel dengan semua umur dan kapangan,” ujarnya.

    Ia juga menceritakan obrolan dengan Abah Yai bisa berlangsung hingga larut malam bahkan sampai subuh.

    “Kalau ngobrol bisa sampai shubuh dengan beliau,” tuturnya.

    Artikel Terkait

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Stay Connected

    0FansSuka
    16,400PengikutMengikuti
    43,600PelangganBerlangganan
    - Advertisement -

    Artikel Terbaru