3 Manfaat Air Seduhan Daun Mengkudu untuk Kesehatan

Buah mengkudu telah dikenal sebagai salah satu obat tradisional. Ada berbagai manfaat air seduhan mengkudu untuk kesehatan Anda.

Mengkudu merupakan salah satu buah tropis yang dikenal banyak di Indonesia. Saat ini, baik bagian buah, daun, bunga, batang, kulit kayu, dan akar mengkudu masih banyak digunakan sebagai obat tradisional.

Mengkudu kaya akan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Sejumlah nutrisi ini dapat membantu memperbaiki kerusakan sel, mengaktifkan sistem kekebalan tubuh, dan masih banyak lagi. Anda dapat memperoleh berbagai manfaatnya, salah satunya dengan menyeduh teh daun mengkudu.

Berikut manfaat air seduhan daun mengkudu, melansir Live Strong.

1. Mencegah kanker

Meminum teh daun mengkudu dapat membantu mencegah kanker. Senyawa yang ditemukan dalam mengkudu dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu melawan kanker dengan merangsang sel darah putih.

Selain itu, senyawa yang disebut xeronine dalam mengkudu juga diketahui dapat meningkatkan regenerasi struktur sel. Meski tak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim ini, namun American Cancer Society menunjukkan beberapa penelitian yang memperlihatkan korelasi antara senyawa dalam mengkudu dengan pembentukan sel kanker.

2. Menjaga kesehatan kulit

Mengkudu mengandung antioksidan seperti selenium. Antioksidan ini dapat meningkatkan elastisitas kulit sekaligus menjaga kesehatan kulit.

The National Institute of Health Office of Dietary Supplements menunjukkan bahwa selenium bersama dengan protein dalam tubuh membentuk selenoprotein. Nama terakhir berfungsi untuk mencegah kerusakan akibat radikal bebas pada sel-sel tubuh, termasuk pada kulit wajah.

3. Mengatasi masalah pencernaan

Organisasi Kesehatan Konsumen Kanada melaporkan bahwa ekstrak mengkudu memicu reseptor serotonin, senyawa yang ditemukan dalam otak dan lapisan saluran pencernaan.

Dengan tugas serotonin dalam mengatur pencernaan, mengkudu dapat bermanfaat untuk mengobati berbagai masalah pencernaan seperti diare, mual dan muntah, cacingan, dan keracunan makanan.[]

Sumber: cnnindonesia.com

(Visited 7 times, 1 visits today)

Artikel Terkait

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.