28.2 C
Serang
Friday, February 26, 2021

Yuk Kenali dan Hindari Pemicu Kanker

Hari kanker sedunia diperingati setiap tahunnya pada tanggal 4 Februari. Pada momen ini merupakan pengingat setiap manusia untuk selalu menjaga kesehatannya dan menghargai hidup lebih baik, karena kanker merupakan penyakit pembunuh nomor 2 di dunia.

Berdasarkan penelitian ComRes yang dilakukan secara daring pada 22-23 April 2015 terhadap 2.000 orang berusia 18 tahun, hampir 40% dari mereka tertarik untuk mengetahui cara mencegah kanker.

Dilansir dari BBC, Selasa (4/2/2020), kanker terjadi saat sel dalam tubuh mengakumulasi kerusakan genetik yang memicu pembelahan sel di luar kendali. Jumlah sel yang membelah akan tumbuh menjadi tumor, dan sel-sel kanker ini kemudian dapat mulai menyebar ke seluruh tubuh.

Pada akhirnya, hal tersebut dapat menyebabkan penyakit dan memicu kematian. Bahkan kanker menjadi pemicu utama kematian di Inggris. Ada sekitar 200 jenis kanker di dunia yang pemicunya berbeda-beda tergantung jenisnya.

Pada pria, yang paling umum ditemukan di Inggris adalah kanker prostat, diikuti oleh kanker paru-paru dan kanker usus. Sedangkan pada wanita, yang paling umum di Inggris adalah kanker payudara, diikuti oleh kanker usus dan kanker paru-paru.

Sedikitnya 40% jenis kanker bisa dicegah dengan menghindari faktor-faktor tertentu yang menjadi pemicunya. Untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang menimbulkan risiko kanker tersebut, jurnalis BBC Michael Mosley mengunjungi Unit Epidemiologi Kanker di Universitas Oxford.

Dia bertemu Profesor Tim Key, seorang ilmuwan di Cancer Research UK yang saat ini bekerja di salah satu studi untuk mengeksplorasi hubungan antara diet, gaya hidup, dan kanker. Berikut pemicu-pemicu kanker yang dikemukakan oleh Profesor Key.

Rokok

Hasil gambar untuk rokok"

Orang yang sering merokok dalam jangka panjang akan 50 kali lebih berisiko terkena kanker paru-paru daripada mereka yang tidak pernah merokok. Tidak ada kata terlambat untuk mencegah.

Orang-orang yang berhenti merokok di usia 30-an dapat mengurangi peningkatan risiko kanker. Tetapi orang berusia 50-an dan 60-an juga masih bisa mencegah risiko kanker bila berhenti merokok.  Merokok juga 10 hingga 15 kali lebih berpotensi meningkatkan risiko kanker mulut, tenggorokan, dan kerongkongan.

Alkohol

Hasil gambar untuk alkohol"

Alkohol juga mempengaruhi risiko kanker mulut, tenggorokan, dan kerongkongan. Jika meminum alkohol bersamaan dengan merokok, tentu risiko akan meningkat sekitar 50 kali lebih banyak. Alkohol juga merupakan penyebab kanker lainnya.

Sekitar 4% kanker di Inggris diduga disebabkan oleh alkohol, di antaranya kanker hati (yang dipicu oleh sirosis) dan kanker payudara. Bagi wanita yang minum segelas besar anggur sehari, peningkatan risikonya sekitar 10%. Sedangkan yang meminum alkohol dua atau tiga gelas sehari, peningkatan resikonya naik hingga 20% atau 30%.

Obesitas

Hasil gambar untuk obesitas kartun"

Obesitas menyebabkan sekitar 5%-6% kanker terjadi di Inggris. Obesitas pada wanita yang telah mengalami menopause bahkan diketahui dapat meningkatkan risiko kanker payudara sekitar 50%.

Hal tersebut karena sel-sel lemak menghasilkan estrogen yang meningkatkan kemungkinan terjadinya kanker. Jadi, pastikan Anda tetap menjaga berat badan ideal setelah menopause.

Pencegahan Lain

Hasil gambar untuk sinar uv matahari"

Pencegahan lainnya untuk mengurangi resiko kanker adalah menghindari sinar UV untuk mencegah kanker kulit, serta mendapatkan vaksinasi HPV atau virus human papilloma yang dapat menyebabkan kanker serviks dan kanker lainnya. (Ayobandung.com/ AM)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

12,731FansSuka
6,654PengikutMengikuti
31,800PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Artikel Terbaru