27.7 C
Serang
Saturday, July 31, 2021
spot_img

Menyoal Sodetan Ciujung, Bupati Serang Kembali Dituntut

Masyarakat yang tergabung dalam Komunitas Masyarakat Bantaran Sungai (KOMBATS), Forum Kebangkitan Petani Dan Nelayan (FKPN), dan beberapa organisasi lainnya bersama Gerakan Mahasiswa Serang Utara (GAMSUT) menggelar aksi menolak proyek sodetan Sungai Ciujung di depan Pendopo Bupati Serang, pada Kamis siang (17/6).

Aksi ini dipicu pembangunan sodetan yang menghubungkan Sungai Ciujung Baru (Kali Jongjing) dengan Sungai Ciujung Lama (Kali Asin) yang dilakukan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, dan Cidurian (BBWS-C3).

Masyarakat menganggap, Sungai Ciujung Baru yang sudah tercemar limbah akan mengganggu ekosistem Sungai Ciujung Lama, seperti membunuh biota sungai dan merusak lahan pertanian masyarakat. Terlebih, Sungai Ciujung Lama merupakan sumber kebutuhan air baku masyarakat bantaran Sungai Ciujung di wilayah Serang Utara.

Di dalam aksi itu, mereka juga mempertunjukkan aksi teaterikal yang dilakukan mahasiswa, yang menggambarkan kehidupan masyarakat bantaran sungai sebelum dan sesudah tercemarnya Sungai Ciujung Lama.

Massa aksi juga mengatakan, masyarakat secara umum mendukung normalisasi Sungai Ciujung Lama yang dianggap sebagai pembangunan yang dibutuhkan masyarakat, namun menuntut dihentikannya proyek Sodetan Sungai Ciujung yang mencemari Sungai Ciujung Lama.

Aksi yang gagal mempertemukan mereka dengan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah yang saat itu sedang tidak berada di tempat, dikatakan akan kembali mereka lakukan pada keesokan harinya. (bian)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,540FansSuka
6,768PengikutMengikuti
33,700PelangganBerlangganan
spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Terbaru