Wajib Tahu! 5 Jenis Jamur Ini Tak Dapat dikonsumsi, Bahkan Bisa Sebabkan Kematian

Baru-Baru ini, terdengar kabar jamur enoki asal Korea Selatan memiliki kandungan berbahaya untuk dikonsumsi. Ternyata, jamur enoki mengandung bakteri listeria monocytogenes penyebab utama penyakit listeriosis. Bahkan, di Amerika Serikat jamur enoki disebut-sebut telah membuat 36 orang terjangkit listeriosis. Waah ngeri jugaa yaa?

Anda sudah pernah konsumsi jamur ini? Namun ternyata, tidak hanya jamur enoki saja yang  tidak dapat dikonsumsi. Tahukah anda? Ada beberapa jenis jamur yang tidak bisa di makan karena beracun. Bahkan, beberapa diantaranya bisa menyebabkan kematian apbila dikonumsi. Apa saja kah itu? Penasran apa saja? Berikut 5 jenis jamur yang tak dapat anda konsumsi.

Pertama, Deadly Dapperling (Lepiota brunneoincarnat), jamur ini merupakan  jamur yang diketahui mengandung amatoxin. Deadly dappering  cukup berbahaya apabila dikonsumsi dan banyak orang yang mengira bahwa jamur ini bisa dimakan. Jika mengonsumsi jamur jenis ini Anda bisa keracunan hati yang parah dan dapat mengakibatkan kematian bila tidak ditangani dengan tepat dan cepat.  

Kedua, Jamur destroying angels yang tergabung kedalam beberapa spesies jamur putih di kelompok Amanita. Jamur yang sangat beracun ini sangat mirip dengan jamur kancing yang dapat dimakan loh. Hati-hati tertukar ya. Tapi, jamur ini hanya dapat dijumpai di beberapa daerah di Amerika, terlebih Amerika Utara. Jamur ini dapat sebabkan keravunan yang akan muncul setelah 5 – 24 jam setelah dikonsumsi. Gejala-gejalanya meliputi muntah, linglung, kejang-kejang, diare, gagal hati, dan ginjal.

Ketiga, yakni jamur autumn skullcap, yakni jamur yang dapat ditemui dengan mudah di Bumi bagian utara dan juga sebagian Australia. autumn skullcap atau galerina marginata adalah jamur yang biasanya tumbuh pada kayu yang sudah lapuk dan membusuk. Jamur ini mengandung amatoxin. Jika dikonsumsi, anda bisa mengalami diare, muntah, hipotermia, kerusakan hati, dan juga kematian.

Selanjutnya, yakni jamur yang disbeut dengan Webcap. Yang terbagi kedalam dua jenis yakni deadly webcap (Cortinarius rubellus) dan fool’s webcap (Cortinarius orellanus). Kedua jamur ini sangat mirip dalam bentuk fisik. Kedua jamur ini juga memiliki racun dikenal dengan sebutan orellanin. Jika memakan jamur tersebut, akan timbul gejala awal seperti flu biasa. Namun, pada akhirnya toksin yang terkandung dalam jamur itu akan menyebabkan gagal ginjal dan kematian jika tidak diobati. Wah ngeri!

Dan yang terakhir, ada jamur 7. Death Cap (Amanita phalloides). Jamur ini merupakan jenis yang paling mematikan dari semua jamur. Death cap bisa ditemukan di Eropa dan sangat mirip dengan jamur jerami dan jamur caesar yang bisa dimakan. Dalam 6 – 12 jam setelah konsumsi, biasanya manusia akan merasa nyeri perut hebat, muntah, dan diare yang disertai darah. Jamur ini juga bisa menyebabkan gagal hati, gagal ginjal, gangguan sistem saraf pusat, dan penurunan gula darah. Dan parahnya, ini bisa sebabkan koma dan kematian.

Gimana? Anda harus mulai hati-hati ya mengkonsumsi jamur. Ternyata 5 jenis jamur tersbeut sangat berbahaya dan dapat sebebakan kematian. Jangan sampai lalai!

(Visited 12 times, 1 visits today)

Artikel Terkait

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.