CILEGON – Isu penyakit baru, Hepatitis Akut, mulai marak di Indonesia. Di sejumlah daerah sudah mulai ada yang terserang.
Untuk Kota Cilegon, pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) memastikan hingga hari ini kasus Hepatitis akut belum ada.
Hal itu diungkapkan Wali Kota Cilegon Helldy Agustian.
“Hingga hari ini, kita belum mendapatkan laporan dari Puskesmas melalui Dinkes,” katanya, Rabu (11/5).
Helldy menuturkan, dirinya bersama pihak Dinkes sudah berdiskusi terkait Kota Sehat. Selain itu, juga diskusi mengenai Hepatitis Akut.
“Berdasarkan diskusi itu, untuk perkembangan saat ini kita belum ada laporan masuk dari puskesmas di Kota Cilegon,” tuturnya.
Helldy berharap, kasus tersebut tidak ada di Kota Cilegon, kendati virus itu sangat rentan menyerang anak-anak.
“Harapan kita sih semoga enggak ada. Sosialisasi sudah dilakukan di masing-masing puskesmas, dan di medsos. Karena ini kan banyak nyerang anak,” tandasnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon Ratih Purnamasari mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan mengenai kasus virus Hepatitis Akut di Kota Cilegon.
Ratih mengklaim bahwa pihaknya sudah melakukan sosialisasi ke sejumlah rumah sakit daerah, rumah sakit swasta, dan Puskesmas yang ada di Kota Cilegon.
“Sampai saat ini, belum ada di Cilegon. Kita sudah menyebar ke faskes-faskes yang ada di Kota Cilegon, rumah sakit, Puskesmas, dan rumah sakit swasta lainnya,” kata Ratih.
Selain itu, kata dia, pihaknya sudah membuat promkes.
“Bisa dilihat di medsos Dinkes dan masing-masing puskesmas sudah ada informasi mengenai Hepatitis Akut,” tambahnya.
Untuk mengantisipasi Hepatitis Akut di Kota Cilegon, katanya, Dinas Kesehatan Kota Cilegon berencana menggelar rapat dengan sejumlah pejabat tinggi dari pusat dan dokter ahli anak.
“Kamis ini kami akan mengadakan rapat dengan paskes seluruh kota Cilegon dan narasumber dari pusat dan dokter spesialis ahli anak,” pungkasnya. (mam)



