26.4 C
Serang
Wednesday, January 27, 2021

Terdampak Covid-19, Guru Honorer Alih Profesi Jadi Petani

Pandemi Covid-19 mengubah perilaku dan kebiasaan banyak orang. Seperti halnya  untuk memenuhi kebutuhan ekonomi Bahrudin guru honorer di Kampung Songak, Desa Bojongmanik, Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak. Untuk memenuhi kebutuhan ekonomi, lelaki ini pindah haluan dengan bertani.

“Dari awal pandemi, semenjak lockdown sudah mulai bertani. Karena untuk memenuhi kebutuhan ekonomi,” ujar Bahrudin kepada SultanTv pada Selasa (24/11/20).

Ia menjelaskan, awalnya belajar dilakukan dengan cara daring (dalam jaringan) serta luring (luar jaringan) dan pada akhirnya diperketat dan harus di rumah. Karena aktivitas yang berkurang dan selalu di rumah membuat Bahrudin memilih untuk bertani karena kegiatan belajar mengajar yang juga diliburkan.

Kegiatan tani yang dilakukan Bahrudin yaitu mulai dari menanam cabai, timun hingga tomat untuk dipasarkan. Selain Covid-19, gaji honor yang tidak mencukupi kebutuhan hidup menjadi alasan lain Bahrudin.

“Gaji honorer paling lima ratus ribu sebulan, jadi selama pademi ini, memulai berkebun,” imbuh Bahrudin.

Bahrudin berharap, pemerintah bisa menyejahterakan rakyat seperti dirinya, karena sudah belasan tahun mengabdi dan belum ada perhatian.

“Paling ada tunjangan daerah itu hanya sebesar lima ratus ribu, tapi tidak cukup. Mudah-mudahan pemerintah bisa memperhatikan honorer yang mengabdi, sudah belasan tahun,” tukasnya. (sultantv-02)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

12,731FansSuka
6,619PengikutMengikuti
23,150PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Artikel Terbaru