BerandaBERITARatusan Guru PAI di Kota Serang Dikumpulkan, Fokus Berantas Buta Aksara Al-Qur’an

Ratusan Guru PAI di Kota Serang Dikumpulkan, Fokus Berantas Buta Aksara Al-Qur’an

SERANG, Sultantv.co – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang mengumpulkan ratusan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SD dan SMP di Assa’adah Global School Islamic, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya.

Pertemuan ini sebagai upaya memperkuat program unggulan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, yakni Serang Mengaji, sekaligus memberantas buta aksara baca Al-Qur’an di kalangan pelajar.

Kepala Dindikbud Kota Serang, Ahmad Nuri, menegaskan pihaknya ingin memastikan program Serang Mengaji dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

“Kita kumpulkan ratusan guru PAI ini agar visi Wali Kota Serang dalam membumikan gerakan mengaji bisa segera dirasakan manfaatnya,” ujarnya, Kamis, 18 September 2025.

Menurut Nuri, langkah awal yang akan dilakukan adalah membiasakan siswa membaca Al-Qur’an sebelum kegiatan belajar dimulai. Para guru PAI diharapkan menuntun murid dengan tadarus surat-surat pendek secara rutin.

“Kita targetkan siswa kelas 2–3 SD sudah bisa membaca Al-Qur’an. Mulai dari kelas 1 belajar Iqro, kelas 2 transisi, dan di kelas 3 harus sudah lancar membaca. Kesepakatan ini penting untuk memastikan generasi kita tumbuh dengan dasar keagamaan yang kuat,” jelasnya.

Tak hanya fokus pada literasi Al-Qur’an, Dindikbud juga mendorong guru PAI menanamkan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keislaman.

Salah satunya melalui pembelajaran sirah Nabawiyah dan sejarah Nabi Muhammad SAW yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjaga lingkungan.

“Ke depan, kita akan dorong adanya muatan lokal (mulok) yang berlandaskan pendidikan keagamaan. Tentu ini perlu regulasi, mulai dari Perda Wali Kota, Perwal, hingga keputusan Dindikbud,” kata Nuri.

Selain membangun karakter, Dindikbud juga menggagas konsep sekolah untuk masyarakat. Melalui program ini, siswa didorong untuk tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga berkontribusi menciptakan lingkungan yang bersih, rapi, dan harmonis bersama warga sekitar.

“Mutu pendidikan tidak hanya ditentukan guru, tapi juga dukungan orang tua dan masyarakat. Kalau semua saling mendukung, kualitas pendidikan di Kota Serang akan semakin baik,” tandasnya. (Roy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular