Bulan Juni kita ketahui merupakan bulan di mana dasar negara Indonesia yakni Pancasila pertama kali disampaikan melalui sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) lewat pidato yang dibawakan oleh bapak Proklamator Ir. Soekarno.
Hingga saat ini Pancasila ditetapkan sebagai pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun, untuk mengisi kehidupan itu kita wajib memelihara nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila salah satunya Gotong Royong yang dianggap banyak orang sebagai saripati dari Pancasila itu sendiri.

Seperti yang disampaikan oleh ketua umum Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Banten, Imam Maulana dalam menyikapi nilai-nilai pancasila yang harus dirawat yakni gotong royong.
“Ada satu hal yang sangat inspiratif dari Bung Karno menurut saya berkaitan dengan nilai pancasila ialah semangat gotong royong yang harus terus kita rawat,” ucap Imam dalam acara talkshow Ngariung Show SultanTv kemarin sore. (4/6/2020)
Seperti Imam, ketua Dewan Pengurus Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) Banten, Indra Patiwara juga berharap gotong royog perlu disosialisasikan dan diterapkan langsung kepada generasi muda saat ini karena intisari dari pancasila yaitu gotong royong.
“Untuk merawat nilai pancasila bagi kami sosialisasi dan praktek langsung soal gotong royong perlu dilakukan anak muda sebagai intisari dari pancasila,” kata Indra.

Dalam acara itu juga hadir penggerak komunitas Gusdurian Banten, Rifqiyudin Anshari. Menurut Rifqi untuk saat ini bahkan ketika penanganan Pandemi Covid-19 masyarakat Indonesia harus bersatu untuk mendapatkan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Soal penanganan Pandemi, masyarakat dan pemerintah harus kembali ke pancasila. Saya kira yang sila yang pas dalam fenomena ini ialah sila kedua yakni Kemanusiaan yang adil dan beradab dan butuh persatuan di Indonesia agar tercipta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” jelas lelaki yang akrab disapa Pae itu.





