BerandaBERITARambut Tanduk, Cantik Ala Suku Miao

Rambut Tanduk, Cantik Ala Suku Miao

Para perempuan di Suku Miao, Guizhou, Tiongkok, punya tradisi unik dalam menata rambutnya. Mereka mengumpulkan rambut leluhurnya yang rontok untuk dijadikan konde. Nantinya konde tersebut akan digunakan untuk acara-acara adat.

Uniknya lagi, konde tersebut akan diwariskan secara turun-temurun dari ibu ke anak perempuannya. Tak heran kalau rambutnya sangat besar menyerupai sebuah tanduk.

Dilansir dari dailymail.co.uk, para wanita Cina tidak akan membuang rambut yang rontok saat disisir, melainkan mereka akan menyimpannya dan dikumpulkan untuk dipakai sebagai hiasan kepala ketika mengikuti upacara adat. Karena mereka tidak membentuk rambut secara permanen, agar terlihat indah, mereka menggunakan tanduk Miao yang kemudian digunakan sebagai penopang sekaligus membentuk rambut agar terlihat indah.

Tradisi ini dipelihara dan dilestarikan oleh suku Miao yang bertempat di provinsi Guizhou, barat daya Cina. Yang sangat unik, rambut ini akan turun temurun dari ibu ke anak perempuannya. Bukan hanya rambut yang diwariskan, perhiasan, benang, dan aksesoris untuk acara adat juga menjadi tradisi turun temurun hingga kini. Maka tidak heran, jika ada rambut dan perhiasan yang usianya sudah ratusan tahun. Tradisi ini dipercaya sebagai bentuk penghormatan kepada nenek moyang atau leluhur mereka. Jika sebagian orang mengabadikan sejarah dalam bentuk buku, untuk masyarakat Miao mengenang sejarah di atas kepala mereka. Demikian filosofi yang melekat di masyarakat Miao yang kini berjumlah sekitar 5000 orang.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular