Perayaan Maulid Nabi Muhammad di Kota Serang Diperbolehkan dengan Protokol Ketat

Walikota Serang Syafrudin mengizinkan masyarakat untuk merayakan perayaan maulid Nabi Muhammad Saw. Meski begitu, penerapan protokol kesehatan yang ketat harus diterapkan. Seperti diketahui, Kota Serang memiliki tradisi panjang mulud yang dilakukan setiap tahun.

“Acara Maulid Nabi Muhammad Saw di Kota Serang Pemkot Serang tidak melarang hanya memang dalam keadaan pandemi sekarang ini dibatasi,” ujar Walikota Serang Syafrudin saat menghadiri perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kampung Pekijing, Kalang Anyar, Kota Serang, kepaada Rmol Banten, Sabtu (17/10).

Meski boleh dirayakan, namun tidak dalam skala besar seperti tahun-tahun sebelumnya. Alasannya dikatakan Syafrudin, dalam keadaan Pandemi saat ini, masyarakat harus memperketat protokol kesehatan.

“Tradisi ngeropok maulid di Kota Serang sangat luar biasa ga bisa dicegah, jadi semua masyarakat ingin merayakan maulid nabi ini dengan panjang maulid atau ngeropok,” imbuhnya.

Syafrudin menjelaskan, banyak pesan dan makna dari perayaan maulid ini. Selain meningkatkan iman dan takwa juga untuk memicu kekompakan warga.

“Jadi kalau seperti ini (Perayaan Maulid) terkesan warga itu kompak kerjasamanya luar biasa, jadi itu yang diambil dari hikmah maulid,” tukasnya. (sultantv)

(Visited 11 times, 1 visits today)

Artikel Terkait

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.