Pancong kampung adalah salah satu jajanan tradisional yang sudah ada sejak lama dan masih eksis hingga sekarang. Kue ini berasal dari Betawi dan sering ditemukan di pasar-pasar tradisional, pinggir jalan, atau jajanan sekolah. Kue pancong dibuat dari bahan-bahan sederhana seperti kelapa parut, tepung beras, dan santan, yang kemudian dipanggang di atas cetakan khusus berbentuk setengah lingkaran (mirip cetakan kue pukis).
Resep Pancong Kampung Tradisional
Bahan-bahan:
- 250 gram tepung beras
- 300 gram kelapa parut kasar (pilih kelapa yang agak muda)
- 1/2 sendok teh garam
- 500 ml santan kental (dari 1 butir kelapa)
- Margarin secukupnya untuk olesan cetakan
- Gula pasir secukupnya (untuk taburan)
Cara Membuat:
- Campurkan tepung beras, kelapa parut, dan garam dalam wadah.
- Tuang santan sedikit demi sedikit sambil diaduk rata sampai adonan kental dan tidak terlalu cair.
- Panaskan cetakan kue pancong (bisa pakai cetakan pukis jika tidak ada yang khusus).
- Olesi cetakan dengan sedikit margarin agar tidak lengket.
- Tuang adonan ke dalam cetakan, isi sekitar 3/4 penuh.
- Masak di atas api kecil hingga bagian bawah kecoklatan dan matang (bisa ditutup agar bagian atas cepat matang).
- Angkat dan taburi dengan gula pasir sesuai selera saat masih panas.
Tips:
- Agar lebih gurih, gunakan santan kental dari kelapa segar.
- Bisa juga ditambahkan topping seperti meses, keju, atau susu kental manis jika ingin versi modern.





