Messi Sempat Terpesona Sejarah MU

Megabintang Lionel Messi disebut sempat terpesona dengan sejarah apik Manchester United terkait isu ingin hengkang dari Barcelona.

Hasrat Messi meninggalkan Camp Nou menguat setelah striker asal Argentina itu absen pada tes PCR virus corona, Minggu (30/8), dan dalam latihan perdana Barcelona, Senin (31/8) waktu setempat.

Meski demikian, menurut Mirror pemain 33 itu juga pernah sangat terpesona dengan klub-klub Liga Inggris yang memiliki sejarah juara seperti Manchester United, rival sekota Man City.Sejauh ini, Messi dikabarkan berpeluang besar pindah ke Manchester City. Ia akan bereuni dengan Pep Guardiola dan sejumlah petinggi The Citizens lainnya yang pernah bekerja di Barcelona.

Messi disebut terbuka dengan tantangan di klub lain. Karena itu klub-klub dengan sejarah panjang seperti MU sempat menyita perhatian La Pulga.https://www.cnnindonesia.com/embed/video/512383?smartautoplay=false&mute=true

MU merupakan salah satu klub raksasa di Liga Inggris. Sampai sejauh ini, Setan Merah menjadi pengoleksi gelar Liga Inggris terbanyak dengan 20 trofi.

Di Liga Champions, MU menjadi klub Inggris kedua dengan gelar terbanyak (3 trofi) setelah Liverpool yang enam kali juara.

Dalam hal finansial, The Red Devils juga termasuk klub kaya yang memiliki pemasukan fantastis. Terlebih lagi, saat ini apparel MU sama dengan sponsor Messi, Adidas.

Selain MU, Messi juga diklaim berbicara dengan mantan rekan setimnya di Barcelona, Cesc Fabregas, guna mencari tahu soal klub-klub di London.

“Saya selalu merasa dia [Messi] menginginkan pengalaman di luar negeri,” kata seorang sumber kepada The Athletic.

Messi bersikeras ingin pergi dari Barcelona karena merasa memiliki klausul hengkang secara gratis. Akan tetapi, Barcelona tetap pada pendiriannya mematok banderol 700 juta euro atau setara dengan Rp12 triliun bagi klub peminat Messi.[]

(Visited 5 times, 1 visits today)

Artikel Terkait

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.