Kenali Pribadi Introvert, Apakah Kamu Salah Satunya?

Belakangan ini istilah introvert kembali ramai dibicarakan netizen. Mulai dari menyoal nasib mujur kaum introvert selama masa Karantina hingga menyinggung pengakuan Youtuber yang viral baru-baru ini.

Menanggapi hal tersebut, ahli kesehatan jiwa, dr Andri mengaku khawatir pendapat netizen soal kepribadian introvert tidak tepat. 

Menurut Andri, banyak orang salah kaprah menganggap bahwa introvert sama dengan antisosial (ansos). Padahal, ansos sendiri merupakan gangguan kepribadian. Ada pula yang menganggap aneh orang-orang introvert.

“Orang introvert itu hangat, menarik buat orang sekitarnya dan punya kekuatan yang sangat luar biasa dalam mengubah dunia, bukan hanya seseorang yang diam, enggak ngomong,” kata Andri, beberapa waktu lalu.

Andri mengajak masyarakat untuk mengenal ciri-ciri kepribadian introvert. Dalam mengenal ciri-ciri tersebut, Andri merujuk pendapat Susan Cain, penulis buku Quite: The Power of Introverts.

1. Menikmati kesendirian
Orang introvert menyukai situasi di mana mereka punya kesempatan untuk sendiri. Mereka suka membaca, bermain gim atau aktivitas lain dalam kondisi sendirian. Buat mereka, kondisi seperti ini bisa menambah energi, membantu mereka merasa lebih baik, dan produktif.

“Pikiran bisa bagus, kemampuan luar biasa dalam mengerjakan atau analisis, [meluapkan] ide sehari-hari. Kesendirian itu bisa menampilkan penampilan terbaiknya,” kata Andri.

2. Bisa memimpin dirinya sendiri
Andri mengatakan, kaum introvert termasuk orang yang bisa memimpin dirinya sendiri. Meski demikian, dalam kondisi berkelompok, introvert adalah orang yang cenderung tidak berinisiatif maju untuk jadi pemimpin.

“Maka itu, introvert ketemu ekstrovertekstrovert cenderung jadi leader, introvert bakal ngikut. Jarang dia mau maju langsung [memimpin]. Tapi kalau buat dirinya sendiri bisa,” imbuhnya.

3. Perlu ‘dicolek’
Orang introvert jarang berinisiatif mengungkapkan pendapat. Mereka perlu ‘dicolek’ dulu baru bicara. 

Sifaf ‘perlu dicolek’ ini jelas bertolak belakang dengan orang ekstrovert yang dengan sukarela mengungkapkan isi kepala mereka. Ibarat dalam kelas, murid ekstrovert akan mengacungkan jari saat diminta guru untuk menjawab soal, sementara murid introvert harus ditunjuk lebih dulu agar mau maju.

Dalam dunia kerja, lanjut Andri, orang introvert akan lebih sering menerima pesan teks, telepon, atau email. Mereka cenderung lebih senang ditanya daripada harus menginisiasi telepon atau pesan teks.

4. Alineasi diri
Anda sering melihat teman yang selalu menancapkan earphone di telinganya sepanjang beraktivitas? Bisa jadi dia lah si introvert.

Penggunaan earphone atau headphone saat di depan umum secara tidak langsung mengkomunikasikan bahwa seseorang tak ingin diganggu atau diajak mengobrol. Strategi ini kerap digunakan oleh para introvert. Mereka menyukai kondisi tenang bersama diri sendiri dan merasa nyaman tanpa berinteraksi.

“Orang introvert itu enggak mungkin memulai pembicaraan duluan di tempat umum. Biasanya ekstrovert yang seperti itu,” kata Andri.

5. Cinta damai
Saat dihadapkan pada suasana tegang, penuh amarah, dan hati tidak enak, kaum introvert akan cenderung menarik diri. 

Andri mengatakan, kaum introvert tak suka berkonflik dan cinta damai. Mereka tak mudah terpicu situasi yang impulsif, orang yang marah, atau situasi tidak menyenangkan lainnya.[]

(Visited 1 times, 1 visits today)

Artikel Terkait

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.