JAKARTA – Jumlah jemaah calon haji dari Indonesia yang tiba di Arab Saudi terus bertambah. Hingga saat ini total kedatangan jemaah Tanah Air di Arab Saudi mencapai 57.100 orang per Rabu (22/6) malam.
Laporan Harian Kantor Urusan Haji menyebutkan, 57.100 jemaah ini merupakan akumulasi dari yang mendarat di Madinah atau Gelombang I dan jemaah yang mendarat di Jeddah atau Gelombang II.
Dari 57.100 orang ini, dilaporkan ada 39.968 jemaah yang sudah tiba di Makkah. Rinciannya, 28.419 dari Madinah dan 11.549 dari Jeddah. Data tersebut untuk jemaah haji reguler.
Sementara itu, jumlah jemaah dan petugas Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang sudah tiba di Tanah Suci sampai dengan hari ini ada 1.827 orang.
Jemaah haji Indonesia sebagian besar menyelenggaraan ibadah haji Tamattu’ (umrah dulu, baru berhaji). Karenanya diwajibkan membayar dam atau denda berupa menyembelih hewan.
“Jemaah diimbau untuk dapat melakukan pembayaran DAM sesuai saluran resmi yang telah ditentukan Pemerintah Arab Saudi sehingga pelaksanaannya sesuai aturan dan tertib,” pesan Juru Bicara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Akhmad Fauzin di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, dikutip Kamis (23/6/2022).
Fauzin mengatakan, pada musim haji tahun ini, pemerintah Saudi melalui Perusahaan Motawif Jemaah Haji Asia Tenggara (Motowifs Pilgrims For South East Asian Countries Company) telah mengeluarkan surat petunjuk tentang Dam dan Kurban Tahun 1443H. Surat ditujukan kepada Perwakilan Misi Haji Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Thailand.
Menurut Fauzin, surat edaran tersebut menginformasikan bahwa jemaah dapat membayar dam melalui saluran pembayaran yang telah ditentukan pemerintah Arab Saudi, yaitu Bank Pembangunan Islam (IsDB), Bank Al Rajhi, Pos Saudi, dan Situs (ADAHI). []




