Ini Review Men in Black: International (2019)

Bikin spin-off film ternama memang enggak mudah. Apalagi, jika penggemar lamanya membandingkan dengan trilogi terkenalnya. Nasib yang kurang baik bagi film Men in Black: International, di hari pertamanya. Meski, menorehkan 28,5 juta dolar (402 miliar) secara domestik, film besutan F. Gary Gray ini didera kritik keras.

Menceritakan agen senior MIB, Agen H (Chris Hemsworth) yang dipasangkan dengan agen amatir, Agen M (Tessa Thompson) yang baru saja menerima tugas pertamanya. Mereka bersatu melawan serangan alien yang mengincar senjata terkuat di jagat raya.

Sayangnya, Agen H yang diharapkan bisa melawan alien tersebut justru malah sering berbuat onar dan merugikan Men in Black. Sebenarnya, siapa alien jahat yang ngincar senjata terkuat untuk menguasai Bumi?

Spin-off yang Malang

Berbeda dengan film Hollywood lainnya, Men in Black: International tayang terlebih dahulu dibandingkan Indonesia. Makanya enggak heran kalau filmnya udah dicap buruk duluan sebelum tayang di Indonesia. Lantas, apakah seburuk itu?

Harus diakui, alur cerita film ini tampak terburu-buru. Konflik utama enggak diceritain sejak awal dan kerap melompat. Soal komedi pun hanya permukaan, enggak sampai bikin ngakak, padahal para karakter udah berusaha bikin momen lucu.

Sang sutradara, Gray, seakan kurang memiliki keterampilan seperti Barry Sonnenfeld untuk kombinasikan live action dan efek visual. Alhasil, para karakter tampak canggung ketika harus bereaksi dengan alien yang dihasilkan komputer.

Bisa jadi, semua kekurangan film Men in Black: International juga ada hubungannya dengan fakta dibalik layar. Ternyata, Gray sempat mengundurkan diri dari film ini dalam beberapa kesempatan. Sumber frustasi Gray karena sering terjadi bentrokan kreatif dengan sang produser, Walter F. Parkes.[]

(Visited 4 times, 1 visits today)

About The Author

Baca Juga

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.