Menari bukan cuma sekadar kegiatan budaya atau bahkan sarana bersenang-senang dan mengekspresikan diri semata. Terlepas dari hal tersebut, ada begitu banyak manfaat menari bagi kesehatan, baik itu secara fisik maupun mental.
Pasalnya, menari merupakan bagian dari olahraga aerobik yang melibatkan berbagai gerakan otot-otot tubuh. Yuk simak penjelasan lebih lengkapnya mengenai apa manfaat menari bagi tubuh berikut ini!
Memperbaiki keseimbangan
Bertambahnya usia akan memengaruhi kondisi fisik, salah satunya keseimbangan. Namun jangan khawatir, sebuah penelitian dari Journal of Aging and Physical Activity menyatakan, beberapa jenis tarian seperti tango terbukti dapat memperbaiki keseimbangan tubuh. Menari tango melibatkan gerakan cepat dan postur tubuh yang benar. Dengan beitu menari dapat membantu memperbaiki kondisi tubuh Anda.
Meningkatkan energi
Ada nasihat bahwa bila Anda merasa letih, lesu, dan tak bergairah, pergilah berolahraga. Olahraga di sini sama dengan menari. Aktivitas fisik saat menari akan memicu keluarnya hormon endorfin yang akan membuat kita merasa bergairah. Menari juga dapat membantu meningkatkan kualitas tidur, sehingga ada rasa refresh ketika Anda selesai beristirahat. Endorfin dan kualitas istirahat yang baik pada akhirnya akan berakibat pada kemampuan fokus yang lebih baik.
Mengurangi berat badan
Menari selama 60 menit dapat membakar 468 kalori (untuk orang dengan berat 60 kilogram). Angka ini tergolong cukup besar. Bandingkan dengan bersepeda santai untuk waktu yang sama akan membakar 450 kalori. Yang lebih menarik lagi, karena aktivitas menari lebih terasa sebagai hiburan ketimbang berolahraga, Anda mungkin tidak menyadari bahwa tubuh Anda perlahan terbentuk indah serta menjadi lebih kencang.
Jantung lebih kuat
Menari dapat meningkatkan kebugaran kardiorespirasi atau meningkatkan kemampuan jantung dan paru-paru dalam membawa oksigen ke seluruh tubuh saat melakukan aktivitas yang berat. Menari juga baik untuk orang yang memiliki risiko penyakit jantung. Orang-orang seperti ini biasanya tidak disarankan untuk melakukan aktivitas berat seperti berlari atau bersepeda. Menari dengan santai seperti waltz ternyata berdampak positif pada kesehatan jantung mereka.
Tubuh lebih lentur
Gerakan-gerakan menari melibatkan bagian tubuh atas maupun bawah, dan dengan demikian dapat meningkatkan kekuatan dan daya tahan otot. Selain itu, gerakan menari juga dapat meningkatkan kelenturan tubuh. Meningkatnya kelenturan akan mengurangi nyeri sendi dan rasa pegal-pegal. Tidak harus melakukan gerakan balet, gerakan tarian tradisional seperti tari Jawa pun sama melenturkan.
Melatih otak
Menari juga membuat otak awet muda. New England Journal of Medicine menyebutkan, menari adalah bentuk aktivitas rekreasi yang dapat menurunkan risiko depresi dan demensia atau alzheimer. Menari juga mengintegrasikan beberapa fungsi otak sekaligus, sehingga meningkatkan konektivitas saraf pada otak -karena secara bersamaan melibatkan kinestetik, rasional, kepekaan akan musik, dan proses emosional. Mempelajari dan menghafal gerakan-gerakan baru saat menari juga dapat meningkatkan kecerdasan otak.
Berbagai sumber




