BerandaBERITAIndonesia Lawyers Club ( ILC) Berhenti Tayang, Ini Pernyataan Karni Ilyas

Indonesia Lawyers Club ( ILC) Berhenti Tayang, Ini Pernyataan Karni Ilyas

Melalui akun Twitternya, Karni Ilyas mengumukan, Indonesia Lawyers Club ( ILC) Berhenti Tayang. Selanjutnya, ILC di tahun depan akan dicutipanjangkan.

“Dear Pencinta ILC: Sekalian kami umumkan edisi ini adalah episode terakhir akhir tahun ini dan merupakan episode perpisahan. Sebab mulai tahun depan berdasarkan keputusan manajemen TV One, ILC dicutipanjangkan sementara waktu. Mohon maaf sebesar-besarnya kepada Pencinta ILC.”

Begitu tulis Karni Ilyas di Twitternya @karniilyas pada Selasa (15/12/2020). Selama ini ILC menjadi program favorit masyarakat karena kerap membahas isu-isu kritis tentang yang jadi perhatian nasional.

Karni, Presiden ILC sekaligus pembawa acara ini, tidak menjelaskan sampai kapan ILC akan berhenti tayang. Ia juga tidak mengungkap, penyebab ILC diberhentikan tayang untuk sementara waktu.

Ia memastikan, tayangan ILC terbaru untuk edisi Selasa 24 November 2020 dipastikan akan kembali tayang. Adapun pemilihan judul ILC Tv One untuk tayangan ILC terbaru alias ILC 24 November 2020 tersebut yakni seputar polemik pemberhentian Gubernur.

Melalui unggahan di ILC Twitter tema ILC Tv One untuk judul ILC terbaru tersebut diungkap oleh Karni Ilyas

“Dear Pencinta ILC: diskusi ILC, Selasa Pkl 20.00 WIB, berjudul “Bisakah Gubernur Dicopot?” Selamat menyaksikan. #ILCBisakahGubernurDicopot,”

Demikian unggahan Karni Ilyas di ILC Twitter untuk tema ILC Tv One siaran ILC terbaru edisi ILC 24 November 2020, yang dipostingnya di Twitter pada Senin 23 November 2020 petang WIB.

Meski demikian kembali tema ILC malam ini kembali mendapatkan protes dari sejumlah followers Karni Ilyas. Duniaoberita.com menyebut, beberapa dari mereka bahkan meminta ILC malam in mengangkat soal pencopotan baliho.

“Biasa diskusinya yg lagi rame.yg rame http://baliho.cm kalau di diskusikan oleh orang- orang pinter kesimpulan akan mudah di temukan dan pro kontra akan segera menghilang.begitulah kira-kira.” Tulis akun @harttanto98

Sebelumnya, ILC pada Selasa (10/11/2020) mendadak batal tayang di TV One. Pengumuman terkait ILC batal tayang ini tersiar di media sosial Twitter dan Instagram.

“Dear Pencinta ILC: Dengan berat hati, kami umumkan, bahwa rencana diskusi ILC, Selasa malam ini, kami tiadakan. Untuk itu kami mohon maaf kepada semua pemirsa setia ILC TV One,” demikian unggahan Twitter Karni Ilyas yang meretweet akun @ILCtv1, Selasa 11 November 2020 malam.

Rocky Gerung mengaku tak kaget bila ILC batal tayang. “Saya tidak kaget ILC dibatalkan, itu sama dengan 212 tuh, hak publik untuk tahu siapa yang tiba di bandara gak mau diberitakan, itu kan konyol, seluruh netizen penuh dengan berita itu, jadi sia-sialah kalau istana ingin mengumpulkan energi terakhir untuk membelah oposisi,” kata Rocky Gerung dikutip dari akun Youtubenya.

Rocky Gerung juga sempat diisukan masuk daftar blacklist sebagai narasumber di ILC.

Menurut Rocky Gerung, hal itu merupakan bagian dari strategi istana dalam membendung isu.

“Itu SOP istana begitu, kalau ada isu bisa membuat kuping istana tipis maka budaya kamtib muncul lagi, ditelepon si ini gak boleh, isu ini ditunda saja, terlihat negara ini kalau mau dibilang demokratis sebenarnya sudah hilang,ukurannya pada pers kan,jadi kalau pers dikendalikan istana di dalam keadan politik otoriter bagus, tapi keadaan demokratis gimana,” kata Rocky Gerung.

ILC sendiri dianggap sebagai pers besar yang bisa mengkritisi pemerintah. Namun kini Hersubeno Arief menganggap tayangan ILC sudah di ujung tanduk. Pasalnya banyak masyarakat yang memilih menonton lewat YouTube ketimbang secara langsung di TV itu membuat rating ILC turun. Rocky Gerung bahkan heran tayangan sekelas ILC masih tunduk dan mau mengikuti arahan.

“Ini era digital dikendalikan dengan cara sentralistik semacam paranoid yang sebetulnya gak ada gunanya lagi, pers besar seperti ILC, ngapain tunduk pada budaya kolonial, ” kata Rocky Gerung.

Selain ILC, diketahui bersama Karni Ilyas juga membuat YouTube Channel. Menurut Rockky Gerung, nantinya publik juga tak akan percaya pada YouTube Karni Ilyas. Menurut Rocky, berkaca pada ILC, publik akan menilai bahwa konten YouTube Karni Ilyas juga pesanan.

Manajemen TV One buka suara terkait ILC yang dikabarkan berakhir pada Selasa (15/12/2020). Episode terakhir acara tersebut diumumkan langsung oleh Karni.

Dalam keterangan tertulis Manajemen TV One menjelaskan, ILC merupakan program televisi yang hak cipta dan hak siarnya dimiliki pihak independen. TV One menayangkan acara tersebut atas hasil kerja sama kedua pihak.

Menurut manajemen TV One kontrak dua pihak tersebut habis di 2020 ini. Namun, pihak TV One telah memiliki rencana lain terkait masa depan dari kerja sama itu, program ILC akan dibawa ke platform digital.

“Sehubungan dengan telah berakhirnya kerja sama kesepakatan untuk periode tahun 2020, dan dalam rangka mengembangkan tayangan ILC ke depan serta dalam mengantisipasi era digital yang akan terus bertumbuh ke depan, maka telah disepakati bahwa program ILC ke depannya akan ditayangkan di platform digital. Pihak tvOne dan pemegang hak siar ILC sama-sama memandang bahwa program ILC memiliki potensi untuk dapat berkembang lebih pesat lagi di platform digital,” tulis pernyataan pers tersebut, Rabu (16/12/2020). (sultantv-01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular