28.6 C
Serang
Thursday, December 9, 2021
spot_img

Hewan Mempunyai Hak yang Sama untuk Hidup

Sebagai makhluk hidup yang ada di muka Bumi dan hidup berdampingan dengan manusia. Hewan pun mempunyai hak untuk hidup dan terbebas dari rasa sakit serta penganiayaan. Kita sebagai manusia memiliki tanggung jawab untuk melindungi dan menjaga semua makhluk yang ada di dunia tak terkecuali hewan. Sama halnya dengan manusia, hewan pun memiliki rasa sakit, sedih, senanhg, takut, cemas, bahkan depresi. Yang membedakan ialah mereka tidak memiliki akal seperti halnya manusia.

Sringkali manusia melakukan hal yang dapat menganggu kebutuhan hewan, baik disadari atau tidak. Untuk itulah adanya hari Hak Asasi Hewan Sedunia yang beretepatan tanggal 15 Oktober merupakan bentuk dari kesadaran manusia untuk lebih mecintai hewan. Peringatan ini pertamakali dideklarasikan di Paris pada tahun 1918 oleh UESCO (Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB). Deklarasi yang dihadiri oleh dan mendapat dukungan dari 46 negara dengan 330 jenis hewan pendukung.

Melalui deklarasi tersebut, terdapat 10 hak-hak hewan dalam peringatan hari Hak Asasi Hewan Sedunia antara lain:

  1. Semua hewan memiliki hak yang samadengan manusia untuk hidup dalam konteks keseimbangan biologis. Persamaan hak ini berpatokan pada keragaman spesies dan individu.
  2. Semua kehidupan hewan memiliki hak untuk diperlakukan lebih baik.
  3. Hewan tidak boleh mengalami perlakuan buruk atau tindakan kejam. Jika perlu membunuh seekor binatang, itu harus seketika, tanpa rasa sakit dan tidak menimbulkan ketakutan. Hewan yang mati harus diperlakukan dengan sopan.
  4. Hewan liar memiliki hak untuk hidup dan berkembang biak secara bebas di lingkungan alamnya sendiri. jika aa perburuan liar maka itu akan bertentangan dengan hak hak ini.
  5. Manusia bertanggung jawab untuk memberikan makanan dan perawatan, karena makanan yang diperoleh hewan sangat bergantung pada manusia. dan tidak boleh menelantarkan hewan dalam keadaan apapun.
  6. Eksperimen yang dilakukan pada hewan serta mengakibatkan penderitaan fisik atau psikologis melanggar hak-hak hewan. dalam hal ini metode penggantian harus diterapkan secara sistematis.
  7. Tidak melakukan tindak kejahatan terhadap hewan berupa tindakan yang dapat menyebabkan kematian.
  8. Pembantaian hewan liar, dan pencemaran serta perusakan biotop adalah tindakan genosida.
  9. Status hukum khusus hewan dan hak-haknya harus diakui oleh hukum. Perlindungan dan keselamatan hewan harus terwakili di tingkat organisasi Pemerintah.
  10. Otoritas pendidikan dan sekolah harus memastikan bahwa warga belajar sejak kecil untuk mengamati, memahami, dan menghormati hewan.

Di Indonesia sendiri peraturan mengenai pelanggaran dan perlindungan hewan telah di atur dalam Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) pasal 302 dan Undang-undang Nomor 18 tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.[Nada]

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,527FansSuka
17,153PengikutMengikuti
34,900PelangganBerlangganan
spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Terbaru