Diproduksi dengan Anggaran Rendah, “Little Woman” Diprediksi Bakal Untung Besar

Film sejarah klasik garapan Greta Gerwig, Little Woman, berhasil curi perhatian penonton Amerika Serikat. Sejak penayangannya di bioskop pada 25 Desember lalu, film ini berhasil meraup 29 juta dolar (Rp 403 miliar) dalam 5 hari perilisan.

Film dengan anggaran minim ini pun, disejajarkan dengan waralaba hit yang sedang tayang di layar lebar. Little Woman dari Sony, mampu bersaing dengan Star Wars: The Rise of Skywalker dan Jumanji: The Next Level.

Film yang diproduseri Amy Pascal, Denise Di Novi dan Robin Swicord ini, dibuat dengan ongkos 40 juta dolar AS (Rp 556,4 miliar).  Terbilang minim anggaran, sutradara Greta Gerwig berhasil menyulap film dengan cerita dan kemasan yang menarik.

Little Woman membuka pekan pertamanya dengan sukses. Film ini mengumpulkan 16.5 juta dolar AS atau sekitar Rp 230 miliar pada akhir pekan kemarin. Perolehan ini menambah pundi-pundi total menjadi 29 juta dolar AS atau Rp 403 miliar dalam 5 hari perilisan.

Sudah dapat dipastikan, pekan ini film Little Woman akan balik modal dan berjuang meraih keuntungan di pekan depan.

Perolehan fantastis membuat Little Woman sebagai pendatang baru di layar, patut diperhitungkan. Sebab, film ini berhasil bertengger di posisi Top 5 Box Office dalam pekan pertamanya. Akhir pekan ini jadi penentu, apakah Little Woman mampu melengserkan Frozen 2, dan naik satu tingkat menuju posisi ketiga.

Sementara di posisi pertama dan kedua Box Office ditempati oleh Star Wars: The Rise of Skywalker dan Jumanji : The Next Level. Jarak pendapatan yang besar membuat kesempatan Little Woman untuk membawahi dua film ini, terbilang kecil. Hal ini dianggap sepadan mengingat ongkos dua film fiksi di atas begitu tinggi.[]

(Visited 7 times, 1 visits today)

Artikel Terkait

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.