27.9 C
Serang
Monday, January 25, 2021

Digelar Virtual, Festival Masyarakat Pesisir Kota Serang Dimeriahkan Berbagai Lomba

Guna mencegah kerumunan menimbulkan cluster baru penyebaran Covid-19 dan dengan alasan tetap membangun serta membangun kepariwisataan di Kota Serang, Festival Masyarakat Pesisir Kota Serang Tahun 2020 tetap digelar. Namun pada tahun ini kegiatan tersebut dihelat secara virtual.

“Alhamdulilah hari ini kegiatan festival masyarakat pesisir Kota Serang tahun 2020 tetap digelar walaaupun secara virtual di ruang kerja Wali Kota Serang. Kegiatan ini berbeda dari tahun kemarin tahun ini karena pandemi, maka kegiatan ini diselenggarakan dengan sederhana,” begitu tulis akun Instagram Wali Kota Serang @kang_syafrudin, Jumat (27/11/2020).

Kegiatan pada Jumat (7/11/2020) ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Serang dalam membangun dan mengembangkan kepariwisataaan, khususnya wisata bahari di Kota Serang.

“Saya mengajak kepada seluruh masyarakat Kota Serang untuk bersama-sama mempromosikan pariwisata yang ada di Kota Serang, sehingga dapat melestarikan nilai-nilai budaya dan memberikan maanfaat bagi percepatan pembangunan masyarakat Kota Serang,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang, Yoyo Wicahyono menyatakan, meski pademi corona, kegiatan festival masyarakat pesisir harus dilaksanakan.

“Tapi tahun ini pelaksananya secara virtual. Kegiatan ini untuk tetap melestarikan tradisi dan kebudayaan masyarakat khsusunya di wilayah pesisir,” kata Yoyo.

Untuk memudahkan masyarakat menyaksikan festival tersebut, Disparpora telah menyiapkan  live streaming di akun Instagram (IG) Disparpora Kota Serang.

Rencanaya akan digelar di Pancer tapi karena dalam tahap renovasi jadi dialihkan di Pantai Gope.

“Tapi karena sekarang kondisinya pademi covid-19, kami antispasi terjadinya kerumunan, makan kegiatan festival ini bisa disaksikan melalui virtual atau live streaming di akun Instagram (IG) Disparpora Kota Serang,” tegas Yoyo.

Berbagai jenis kegiatan dihadirkan seperti lomba makan ikan, lomba masak ikan, dan menebarkan benih ikan, lobster dan rajungan di tengah laut oleh 10 nelayan.  Tujuan dari penaburan benih ikan ke tengah laut ini salah satu simbol ruwatan yang biasanya menggunakan kepala kerbau. Biasanya memang sesajen menggunakan kepala kerbau. Namun guna menjaga kesakralan akhirnya diganti dengan menabur benih sebagai simbol.

Ia berharap, festival masyarakat pesisir bisa menjadi kalender Kementerian Pariwisata di tingkat nasional. (sultantv-01)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

12,731FansSuka
6,619PengikutMengikuti
23,150PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Artikel Terbaru