Dalam upaya penguatan internalisasi nilai-nilai Pancasila, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI lakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin Pagi (21/06). Pancasila yang lahir dari rahim ibu pertiwi dan sebagai konsensus final dalam berbangsa dan bernegara, telah sepatutnya terus dijaga dan dirawat nilai-nilainya.
Dalam sambutannya Kepala BPIP RI, Prof.Drs. Yudian Wahyudi memaparkan, guna melestarikan nilai-nilai Pancasila agar tetap terjaga, maka Pancasila perlu terus diaktualisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dalam kehidupan hukum, dan kehidupan sehari-hari dalam semangat gotong-royong. Jauh sebelum Indonesia merdeka, Pancasila telah mengandung norma-norma kebajikan yang menggambarkan cita-cita Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur.
“Internalisasi nilai-nilai Pancasila juga berarti menjadikan Pancasila sebagai etika publik dalam kehidupan. Maka dalam rangka membumikan nilai-nilai Pancasila. Perlu upaya dalam membangun karakter bangsa yang berbudi luhur sejak dini.” Tegas Yudian. Atas dasar itulah kata Yudian, BPIP juga telah merumuskan bahan ajar ideologi Pancasila dari mulai tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Hal tersebut sejalan dengan apa yang telah dituangkan dalam RPJMN 2022 – 2024.
Menjadi keynote speaker, Ketua DPR RI, Dr (H.C) Puan Maharani menegaskan, dalam mewujudkan nilai-nilai Pancasila di kehidupan berbangsa dan bernegara membutuhkan arah kebijakan yang sejalan dari negara. Nilai-nilai Pancasila bisa menyeluruh dan memberikan dampak nyata dalam negara, maka Pancasila harus dijadikan sumber dari segala sumber hukum negara.
“Norma-norma yang dibuat harus mencerminkan Pancasila. Untuk itu, DPR RI memiliki komitmen yang kuat dalam mewujudkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap produk hukum dan kebijakannya.” Pungkas Ketua DPR RI perempuan pertama ini.
Pada bagian lain, Puan juga meminta tak hanya DPR RI yang bisa bersinergi dengan BPIP, namun MPR RI dan DPD RI juga harus melakukan hal yang sama, sehingga nilai-nilai Pancasila semakin membumi dan terjaga nilainya. “BPIP juga harus terus melakukan sosialisasi dan kerja sama yang baik dengan seluruh pihak. Karena BPIP notabene merupakan garda terdepan dalam terus mengembangkan dan membumikan nilai-nilai Pancasila.” Tegas Puan.
Acara tersebut dihadiri pula oleh Ketua Dewan Pengawas BPIP RI, Megawati Soekarnoputri, Wakil Ketua Dewan Pengawas BPIP RI, Try Sutrisno, dan Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah. Selain penandatanganan nota kesepahaman, kegiatan juga dilanjutkan dengan talkshow “Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila.”





