CILEGON – Rupanya masyarakat Kota Cilegon masih banyak yang belum memiliki akte kelahiran. Lantaran hal itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DKCS) Kota Cilegon memberikan pelayanan langsung terkait akte kelahiran melalui sosialisasi Gerakan Indonesia Sadar Administrasi (GISA) yang digelar di lantai dua Gedung Edi Praja, Jumat (10/6).
Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian mengatakan, administrasi kependudukan menjadi hal yang penting.
“Dalam kesempatan ini, saya sampaikan bahwa administrasi kependudukan menjadi hal yang penting. Ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah. Hal ini menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah, Walikota dan Bupati,” katanya.
Kata Helldy, jika melihat Kecamatan Citangkil dan Kelurahan Suralaya, Kecamatan Pulomerak sebenarnya belum mencapai target.
“Karena target kita adalah 95% dan baru dicapai Suralaya sebesar 93,5% dan citangkil 90,25%. Sedangkan target kita secara total sebanyak 150.979 pada usia 0-18 tahun dengan target 95%. Dengan target 95% itu, maka sebanyak 136.690 akte kelahiran harus sudah tercapai. Tapi ini sayangnya belum,” sambung Helldy.
Helldy menegaskan, l konsep visi Pemkot Cilegon yaitu menjadi hal penting untuk perubahan.
“Menjadi penting bahwasanya konsep pemerintahan kita punya visi yaitu Cilegon baru dan diharapkan semua dapat memahami arti dari visi tersebut. Pemkot Cilegon menjadi pelopor penggerak, perbaikan, perubahan bahwa haluan dalam konsep melayani dan bukan dilayani,” tegasnya.
Katanya, Cilegon modern adalah Pemkot harus adaptif terhadap tekonologi, dan Cilegon bermartabat karena penduduknya diharapkan dapat bersaing dengan daerah lain,” tandasnya. (mam)





