25.3 C
Serang
Wednesday, June 23, 2021
spot_img

Arak-arakan Keranda Mayat, Protes Supir Angkut pada Bupati Lebak

Berhenti beroperasinya KRL berimbas pada layanan angkutan umum dan menyebabkan tidak adanya penumpang bagi supir angkot yang ada terminal Mandala, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak-Banten, Senin (10/5).

Tidak beroperasinya angkot ini membuat beberapa supir angkot di Terminal Mandala, melayangkan protes unik kepada Pemerintah Kabupaten Lebak dengan membawa keranda mayat di atas mobil angkot.

Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Ilham Bule mengatakan, bahwa kebijkan pemerintah dinilai rancu jika pemberhentian layanan penumpang untuk KRL hanya di Lebak saja. Semestinya di seluruh Indonesia.

“Kami disini masyarakat lemah, kami disini mengais rejeki per satu tahun sekali dari arus mudik,” ujar Ilham saat ditemui ketika aksi berlangsung. Ilham juga melanjutkan bahwa KRL ini adalah jalan satu-satunya untuk mencari nafkah saat bulan ramadan ini.

“Kalo diputuskan begini maka kami semuanya gak makan. Khususnya masyarakat Rangkasbitung dan Kabupaten Lebak sangat mengeluh dan merasa terpukul” ungkap Ilham. Seluruh supir angkot yang ada Terminal Mandala memohon kepada Pemerintah Kabupaten Lebak khususnya Bupati Lebak untuk mencabut larangan beroperasinya KRL tersebut. Kegiatan aksi tetap mematuhi protokol kesehatan dan aturan dari pemerintah untuk meminimalisasi Penyebaran Covid 19.[]

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,549FansSuka
6,768PengikutMengikuti
33,600PelangganBerlangganan
spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Terbaru