More

    Apa Itu Racoon Eye? Ini Cara Mengatasinya!

    Racoon eye adalah suatu kondisi di mana terdapat memar pada area sekitar mata dan terjadi perubahan warna sehingga muncul lingkaran hitam yang menyerupai mata rakun.

    Dalam istilah medis, kondisi tersebut juga dikenal dengan ekimosis periorbital. Kata “periorbital” berarti di sekitar mata, sedangkan kata “ekimosis” memiliki arti perubahan warna.

    Racoon eye dapat terjadi ketika ada penggumpalan darah di jaringan lunak di sekitar mata yang biasanya diakibatkan oleh cedera.

    Hal itulah yang kemudian membuat mata tampak memar dengan warna yang berbeda-beda pada setiap penderitanya, mulai dari warna merah hingga ungu tua.

    Ukuran memarnya pun dapat bervariasi tergantung pada penyebab dan jenis cedera. Biasanya, kondisi mata yang terlihat seperti memar ini bukan sesuatu yang membahayakan dan perlu dikhawatirkan.

    Namun, pada beberapa kasus bisa menjadi tanda adanya masalah yang lebih serius terlebih bila Anda baru saja mengalami cedera mata atau kepala.

    acoon eye biasanya merupakan gejala akibat cedera pada mata atau kepala. Cedera dapat merobek pembuluh darah kecil yang letaknya ada di bawah mata Anda atau disebut pembuluh darah kapiler.

    Selanjutnya, darah bocor ke kulit dan mengubahnya menjadi warna ungu tua yang tampak seperti memar.

    Hal itu dikarenakan kulit di bawah mata Anda sangat halus sehingga luka kecil dapat menyebabkan banyak darah terkumpul atau menggumpal di bawahnya.

    Adapun kondisi lain yang dapat melemahkan atau meregangkan pembuluh darah sehingga menjadi penyebab racoon eye, antara lain.

    • Aneurisma mata.
    • Bekuan darah di sinus.
    • Arteritis sel raksasa.
    • Migrain dan sakit kepala lainnya.
    • Peningkatan tekanan di otak.
    • Hemofilia.

    Beberapa penyakit kanker sering kali juga menyebabkan racoon eye sebagai salah satu gejalanya, termasuk berikut ini.

    • Limfoma dan leukemia.
    • Mieloma multipel.
    • Neuroblastoma.
    • Sarkoma kaposi.

    Selain itu, operasi wajah juga dapat membuat mata hitam dan bengkak, termasuk facelift, operasi hidung, atau operasi pada rahang.

    Kondisi lain, seperti alergi dan infeksi dapat menyebabkan pembengkakan di sekitar mata, tetapi tidak memicu perubahan warna mirip memar pada bawah mata.

    Untuk mengurangi pembengkakan dan mengurangi rasa sakit, Anda dapat mengompreskan es ke mata selama 15—20 menit setiap satu jam sekali.

    Jika kompres es tidak tersedia, Anda dapat menggunakan sekantong sayuran beku atau es batu yang dibungkus kain untuk menghindari pembekuan kulit.

    Selain itu, pastikan untuk menjaga mata Anda agar terlindungi dengan baik dari cedera lebih lanjut.

    Hindari olahraga atau aktivitas serupa lainnya yang dapat mengenai mata untuk sementara waktu hingga mata sembuh.

    Jika rasa sakit atau bengkak yang ditimbulkan dari kondisi ini tidak kunjung membaik setelah beberapa hari atau Anda malah mengalami masalah penglihatan, maka segera hubungi dokter mata Anda.[]

    Artikel Terkait

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Stay Connected

    10,527FansSuka
    16,400PengikutMengikuti
    37,500PelangganBerlangganan
    - Advertisement -

    Artikel Terbaru