Apa Itu Perusahaan Unicorn, Decacorn, dan Hectocorn?

Beberapa hari belakangan ini istilah “Unicorn” sedang ramai diperbincangkan, selepas Debat Capres Putaran Kedua. Adapun Unicorn yang dimaksud bukanlah Kuda Unicorn yang menjadi mitologi untuk beberapa bangsa di dunia, melainkan perusahaan yang mendapatkan gelar sebagai perusahaan Unicorn. Selain Unicorn, ada juga perusahaan-perusahaan besar lainnya yang mendapatkan gelar Decacorn dan Hectocorn.

Kuda Unicorn yang dikenal dunia saat ini adalah kuda dengan bulu yang putih bersih, postur tubuh yang sempurna, dengan rambut warna warni dan satu tanduk diantara dahinya. Namun Unicorn di tiap mitologi berbeda satu sama lain mulai dari bentuk, sejarah, hingga cerita asal usulnya. Namun menurut sejarah, Unicorn pertama kali dikenal lewat kebudayaan-kebudayaan kuno di India. Ada stempel berusia 2.500 tahun yang ditemukan di Mohenjo Dari serta Harappa, dengan gambar seekor kuda bertanduk satu beserta dengan inkripsi yang tidak terpecahkan.

Selain India, Unicorn juga ada di mitologi Jepang dan dikenal dengan nama Kirin, sedangkan di China dengan nama Qilin. Di abad pertengahan, sosok Unicorn sudah dikenal sampai ke Eropa dan menjadi objek seni serta simbol-simbol para bangsawan. Seiring dengan bangkitnya paham humanisme, Unicorn dianggap sebagai simbol cinta yang sejati dan pernikahan yang setia. Bukan hanya kuda, badak bercula satu dianggap sebagai Unicorn di masa modern ini.

Unicorn, Decacorn, Hectocorn

photo: Freshome.com

     1. Unicorn

Sebuah perusahaan bisa dikatakan sebagai perusahaan Unicorn jika valuasi (nilai ekonomi sebuah bisnis) sudah lebih dari 1 miliar dolar AS, yang kalau dikonversi ke rupiah dengan nilai tukar sekarang maka valuasinya sebesar Rp 14,1 triliun. Istilah ini pertama kali diciptakan oleh Aileen Lee pada tahun 2013, pendiri perusahaan modal Cowboy Ventures. Menurut risetnya pada 6 tahun lalu, ia menemukan fakta bahwa 0,07% perusahaan teknologi yang menerima investasi dari pemodal ventura bisa bernilai 1 miliar dolar AS. Berarti, sebuah perusaah mendapat gelar Unicorn sangat langka. Terdapat ribuan startup di bidang teknologi tiap tahun, namun hanya segelintir yang akan menjadi perusahaan Unicorn.

2. Decacorn

Decacorn merupakan gelar yang diberikan kepada perusahaan teknologi dengan nilai 10 miliar dolar lebih.  Istilah ini dibuat oleh Bloomberg pada tahun 2015, dan beberapa startup yang telah bernilai lebih dari 10 miliar dolar AS adalah Xiaomi, Uber, Airbnb, Dropbox, WeWork, dan SpaceX. Dari Indonesia, Go-Jek diperkirakan akan menjadi perusahaan dari Indonesia pertama yang akan menyandang gelar Decacorn.

     3. Hectocorn

Biasa disebut juga dengan Super Unicorn, sangat langka perusahaan yang menyandang gelar Hectocorn. Perusahaan teknologi dengan gelar ini memiliki nilai sampai 100 miliar dolar, namun mereka sudah tidak peduli dengan nilai atau gelar karena lebih berfokus kepada pengembangan, profit, dan investasi banyak di bidang riset serta development. Beberapa perusahaan Hectocorn di dunia adalah Apple, Google, Microsoft, Facebook, Oracle, dan Cisco.

4 Perusahaan Unicorn di Indonesia

photo: gojek.com/tokopedia.com/traveloka.com/bukalapak.com

     1. Go-Jek.

Didirikan Nadiem Makarim, Go-Jek adalah salah satu aplikasi ride hailing terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Rival terbesar Go-Jek saat ini hanyalah Grab, yang pada tahun tahun lalu mengakuisisi Uber. Total suntikan dana ke Go-Jek sebesar US$ 10 miliar dengan deretan investor seperti Tencent Holdings, JD.com, New World Strategic Investment, Google, Astra Internaitonal, dan lain-lain.

     2. Tokopedia

Didirikan William Tanuwijaya tahun 2009, e-commerce ini sudah memiliki omzet triliunan rupiah tiap bulannya. Tokopedia sudah mendapatkan dukungan dari berbagai investor besar seperti Alibaba Group, Softbank Group, East Ventures, CyberAgent Ventures, Beenos, Sequoia Capital dan SoftBank dengan total suntikan dana mencapai US$ 5,9 miliar.

     3. Traveloka

Didirikan Ferry Unardi bersama dengan Derianto Kusuma dan Albert Zhang, perusahaan ini sudah menyandang gelar unicorn dari tahun 2017 dan merupakan perusahaan kedua sehabis Go-Jek yang bergelar Unicorn yang didapatkan setelah lima tahun berdiri. Total suntikan dana untuk Traveloka sebesar US$ 500 juta dengan investornya adalah Expedia, Hhillhouse Capital, Sequoia Capital, JD.com, dan lain-lain.

     4. Bukalapak

Didirikan oleh Achmad Zaky, Bukalapak adalah e-commerce terakhir yang mendapatkan gelar Unicorn. Total suntikan dana untuk perusahaan ini adalah US$ 200 juta dan investornya adalah Ant Financial, Mmirae Asset, Naver Asia, GIC dan Emtek Group dari Indonesia.[]

(Visited 29 times, 1 visits today)

About The Author

Baca Juga

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.