Jakarta, Sultantv.co – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan ancaman global seperti perlombaan senjata nuklir dan serangan siber berpotensi menimbulkan ketidakpastian ekonomi yang serius.
Dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Rabu (10/9/2025), Purbaya menyebut risiko global masih harus diwaspadai meski tekanan ekonomi dunia mulai mereda. Ia menekankan perang dagang, konflik geopolitik, hingga ancaman keamanan internasional menjadi faktor utama yang perlu dicermati.
“Ketidakpastian global utamanya dipengaruhi oleh perang dagang, konflik geopolitik yang memanas, serta ancaman keamanan global di mana negara-negara berlomba memperkuat pertahanan siber dan nuklir,” ujar Purbaya.
Menurutnya, jika situasi global tidak dikelola dengan baik, dampaknya bisa menjadi masalah serius bagi perekonomian dalam negeri. Fragmentasi dan proteksionisme dinilai berpotensi mengganggu rantai pasok global, menekan pasar keuangan, dan menimbulkan gejolak harga komoditas.
“Jika tidak dikelola dengan bijak akan menjadi masalah serius di kemudian hari. Hal ini meningkatkan fragmentasi dan proteksionisme yang mengganggu rantai pasok,” tambahnya.
Lebih lanjut, Purbaya menegaskan risiko tersebut juga bisa meningkatkan volatilitas harga, memengaruhi nilai tukar, serta memberikan tekanan pada suku bunga. Pemerintah, kata dia, terus menyiapkan langkah antisipasi dan mitigasi agar ekonomi domestik tetap terjaga.
“Sehingga bisa meningkatkan volatilitas harga komoditas, tekanan suku bunga, dan nilai tukar. Ini semua kita terus antisipasi dan mitigasi semaksimal mungkin,” tutur Purbaya. (Jodi)





