CILEGON – Hasil pleno menghasilkan sejumlah rekomendasi untuk perkembangan dan kemajuan Al-Khairiyah ke depan.
Presidium Muktamar Al-Khairiyah ke-10 Udin Safarudin mengatakan, memang ada beberapa rekomendasi yang dihasilkan. Salah satunya ekspansi Al-Khairiyah ke seluruh Indonesia.
“Saat ini kan yang ada baru 11 provinsi. Nah sisanya akan kita bangun pengurus-pengurus wilayah di 23 provinsi. Jadi nanti di seluruh provinsi ada perwakilannya,” kata Udin.
Udin menyebutkan beberapa perwakilan seperti perwakilan Banten, DKI Jakarta, Palembang, Lampung, bahkan sampai ke Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Sisanya ini sedang dirumuskan atau digodog,” ujar Udin.
Lebih lanjut Udin menyebutkan, diantara rekomendasi yang muncul yaitu bagaimana mengembangkan pendidikan,dakwah,sosial Al-Khairiyah supaya lebih luas lagi.
Sementara Wakil Ketua PB Al-Khairiyah Supriyadi berharap, melalui muktamar tersebut diharapkan bisa menambah kepengurusan wilayah di 34 provinsi dan menjadikan Al-Khairiyah menjadi organisasi yang lebih maju lagi dalam bidang pendidikan, sosial,dan dakwah serta yang lainnya.
“Saya minta doanya kepada seluruh mayarakat terutama warga Al-Khairiyah agar Al-Khairiyah bisa bersinergi lebih baik lagi dalam berbagai bidang,” harapnya. (mam)





