Wedang Uwuh, Minuman Favorit Sultan Agung yang Berkhasiat bagi Tubuh

Yogyakarta sebagai Kota Budaya memiliki banyak warisan budaya dalam berbagai wujud, salah satunya kuliner. Sebagian besar orang mengenal kuliner Yogyakarta identik dengan gudeng, makanan yang terbuat dari nangka muda. Namun di kota ini juga ada warisan kuliner yang sudah ada sejak zaman dahulu kala.

Wedang Uwuh namanya. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, wedang berarti minuman dan uwuh memiliki arti sampah sehingga kalau digabung menjadi minuman sampah. Sebagian besar orang pasti langsung merasa jijik ketika mendengarnya untuk pertama kali.

Wedang Uwuh merupakan minuman penghangat tubuh yang berasal dari Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Disebut uwuh karena karena bahan-bahan yang ada dalam minuman ini tampak seperti sampah, padahal berkhasiat tinggi. Komposisi bahan-bahannya mencakup daun pala kering, daun cengkeh kering, batang cengkeh kering, jahe, daun kayu manis kering, gula batu, dan kayu secang kering.

Fitri Rahmawati dalam jurnalnya yang berjudul Kajian Potensi “Wedang Uwuh” Sebagai Minuman Fungsional menyebut bahwa bahan-bahan tersebut terbukti bermanfaat bagi kesehatan. Saat ini, minuman itu mulai banyak dicari orang untuk menyelesaikan permasalahan kesehatan, terutama dalam pencegahan penyakit degeneratif yang makin banyak ditemui di masyarakat.[]

(Visited 2 times, 1 visits today)

About The Author

Baca Juga

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.