Kehadiran Tol Serang-Rangkasbitung menjadi kabar membahagiakan untuk warga Kabupaten Lebak. Selain akan segera mendapatkan akses trasportasi yang cepat, banyak warga yang menjadi miliarder, imbas dari gusuran tol ini.
Desa Daroyon, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak menjadi salah satu desa yang terdampak pembangunan ruas Tol Serang-Rangkasbitung. Karena hal itu, banyak warga yang mendapatkan uang ganti rugi hingga miliaran.
“Kawan saya (lahannya) digusur (seluas) 3 hektar. Per meternya, dikasih Rp200 ribu. Sekarang kaya banget dia,” ungkap Arsyad, salah satu warga Desa Daroyon, pada Minggu (14/11/2021).
Berdasarkan pantauan di lapangan, jalan-jalan di Provinsi Banten sudah sangat bagus. Termasuk ruas jalan yang melewati perkebunan karet milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN). Namun sayangnya, masih terdapat beberapa jalan yang menuju wilayah perkampungan yang masih banyak rusak.
Warga berharap, dengan diresmikannya Tol Serang-Rangkasbitung oleh Presiden Jokowi, yang rencananya akan dilaksanakan pada Selasa (16/11/2021), perekonomian warga Banten, khususnya Lebak, bisa terangkat kembali.
“Kita sudah lama susah. Bayangin, harga beras sekilo di sini kalau jual ke pengepul hanya Rp5000-Rp5.500 per kilo. Kalau sudah ada tol, semoga banyak warga kota beli beras kami dengan harga wajar,” ucap Arsyad.





