28.6 C
Serang
Thursday, December 9, 2021
spot_img

Walking Tour di Yogyakarta, 9 Destinasi Wisata di Sekitar Malioboro

Malioboro adalah jantung Kota Yogyakarta. Tidak hanya terkenal sebagai surga belanja cendera mata dan barang kerajinan, Malioboro juga dikenal para pelancong sebagai surganya penginapan murah, meskipun sekarang banyak juga hotel berbintang.

Yang menarik, kalau kamu hanya punya satu hari saja untuk berlibur di Yogyakarta, Malioboro dianggap sebagai one-stop-place-nya destinasi wisata. Walking tour di jantung Kota Yogyakarta ini jadi salah satu cara yang patut di coba.

Berikut 9 destinasi wisata di sekitar Malioboro:

1. Jalan Malioboro


Sesampainya di Stasiun Yogyakarta atau Stasiun Tugu, kita akan langsung sampai di Jalan Malioboro. Inilah destinasi pertama yang menjadi surga belanja yang tak kenal kata sepi. Setiap hari, ribuan wisatawan maupun warga lokal memadati nadi Jogja ini.

Berbagai hasil kerajinan, batik, benda-benda seni, makanan khas, hingga barang-barang antik digelar di sepanjang bahu jalan.

Sepanjang jalan Malioboro disebut sebagai spot yang instagramable untuk berfoto, mulai dari plang jalan yang iconic sampai bangunan berfasad Gevel Huis, seperti Gedung Digital Lounge-nya Bank BPD DIY, Gedung Kimia Farma, dan Gedung Ex Chemist Druggists.

2. Kampung Ketandan


Setelah puas berbelanja, kita bisa langsung melanjutkan perjalanan ke arah selatan untuk sampai ke Kampung Ketandan. Sebuah kampung yang menyimpan keunikan sejarah dan arsitektur khas Tiongkok.

Arsitektur bangunan di kampung ini didominasi dengan nuansa tempo dulu. Rumah-rumah di Ketandan kebanyakan dibangun memanjang ke belakang dan digunakan sebagai toko oleh para pemiliknya. Kampung Ketandan menjadi saksi sejarah akulturasi antara budaya Tionghoa, Jawa, dan kolonial.

3. Pasar Beringharjo


Melanjutkan perjalanan ke selatan, kta akan sampai di Pasar Beringharjo. Sebuah pasar yang disebut sebagi pasar terbesar di Yogyakarta. Mulai dari batik, kuliner, jejamuan, sampai souvernir bisa kalian temukan di sini. Jangan lupa sempatkan waktu untuk menyicipi sate kere yang khas dan pecel kembang turi yang pasti menggoda selera.

4. Benteng Vredeburg


Jalan kaki sekitar 350 meter ke arah selatan dari Pasar Beringharjo, kita akan sampai di Benteng Vredeburg. Benteng yang merupakan loji tertua dari seluruh bangunan Indis yang ada di kawasan Malioboro.

Benteng Vredeburg kerap jadi tujuan wisata budaya yang unik dan khas di Yogyakarta. Di sekelilingnya terdapat bangunan-bangunan kuno peninggalan jaman Belanda seperti Gedung Agung, gereja Ngejaman, bekas Senisono, kantor BNI 1946, kantor Pos, kantor Bank Indonesia dan Societeit Militaire.

Di Benteng Vredeburg, kita juga dapat melihat diorama-diorama yang menceritakan kisah perjuangan kemerdekaan Indonesia.

5. Titik Nol Kilometer


Berjalan keluar sekitar 50 meter, kita akan sampai di Titik Nol Kilometer Jogja. Di sini, kita bisa melihat bangunan-bangunan Indis yang menjulang megah.

Selain itu, kita juga bisa melihat tangan-tangan kreatif seniman Jogja menghasilkan street art yang dipamerkan dan dapat dinikmati secara cuma-cuma.

Titik Nol kilometer juga menjadi tempat berkumpulnya anak muda Jogja. Bahkan di hari-hari tertentu, sering pula dijadikan tempat pagelaran seni oleh komunitas-komunitas seni Jogja.

6. Taman Pintar


Berjalan 300 meter ke arah timur dari Titik Nol Kilometer, kita akan sampai di Taman Pintar Yogyakarta. Pusat ilmu pengetahun atau ‘Science Center’ yang memajang berbagai hal yang terkait ilmu pengetahuan, menekankan pada pendekatan hands-on, dan menampilkan alat peraga interaktif yang mendorong pengunjung untuk bereksperimen dan mengeksplorasi.

Selain terdapat wahana peraga sains dan teknologi, planetarium, dan wahana bahari, Taman Pintar juga menyediakan program kreatifitas seperti kreasi batik, kreasi gerabah, lukis gerabah, dan lukis kaos.

7. Keraton Yogyakarta


Berjalan kaki selama 10 menit dari Taman Pintar, kita sampai di Keraton Yogyakarta. Selain sebagai tempat tinggal raja, Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat juga sebagai penjaga nyala kebudayaan Jawa.

Di sini kita bisa melihat secara langsung bagaimana budaya Jawa tetap lestari. Beberapa pertunjukan kesenian bisa kita nikmati setiap hari, seperti musik gamelan hingga wayang orang dan pertunjukan tari.

8. Kampung Wisata Taman Sari


Berjalan sejauh 1,2 km dari Kraton Yogyakarta, kita akan sampai di Kampung Wisata Taman Sari. Tempat di mana kita bisa mengagumi keindahan arsitektur kuno yang begitu indah dan gagah.

Selain tiga kolam pemandian yang melegenda, lorong-lorong bawah tanah serta masjidnya pun selalu menjadi daya tarik wisatawan.

Mengakhiri perjalanan di istana air ini dengan singgah di Gedung Kenongo merupakan pilihan yang tepat. Di gedung tertinggi dari istana air ini, kita bisa mencoba hal yang sering dilakukan oleh raja-raja pada pemerintahan sebelumnya yakni menikmati golden sunsetnya Yogyakarta.

9. Alun-alun Kidul Yogyakarta


Berjarak sekitar 900 meter dari Istana Air Taman Sari, Alun-alun Kidul sudah menanti. Kita bisa mengakhiri perjalanan di sini sambil menikmati makan malam atau jagung bakar ditemani semangkuk wedang ronde khas Jogja.

Sedikit berpetualang, kita bisa berjalan menutup mata sambil berusaha melewati dua pohon beringin kembar di tengah alun-alun. Konon, hanya orang-orang dengan hati bersih dan positiflah yang dapat melewati dua pohon paling terkenal di Yogyakarta itu.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,527FansSuka
17,153PengikutMengikuti
34,900PelangganBerlangganan
spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Terbaru