BerandaBERITATuntut Reformasi Agraria dan Tolak Kenaikan BBM, Ribuan Buruh-Petani Turun ke Jalan

Tuntut Reformasi Agraria dan Tolak Kenaikan BBM, Ribuan Buruh-Petani Turun ke Jalan

JAKARTA – Sebanyak 3.000 massa yang terdiri dari petani dan buruh akan menggelar aksi demo di Istana Negara pada hari ini, Sabtu (24/9/2022).

Presiden KSPI yang juga Presiden Partai Buruh, Said Iqbal mengatakan, aksi demo buruh hari ini dalam rangka menolak kenaikan harga BBM atau bahan bakar minyak dan menuntut reforma agraria sejati.

“Ribuan petani dan buruh melakukan aksi unjuk rasa di Istana Negara, Sabtu (24/9). Dipilihnya tanggal 24 September bertepatan dengan waktu di mana Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA 1960) disahkan, yang kemudian diperingati sebagai Hari Tani,” tutur Said Iqbal.

Adapun isu yang akan disampaikan dalam aksi demo buruh ini antara lain:

1. Jalankan reforma agraria dan kedaulatan pangan

2. Tolak kenaikan harga BBM

3. Tolak Omnibus Law

Dalam kaitan dengan itu, Partai Buruh mendesak pemerintah untuk membagikan tanah untuk petani. Dengan demikian, tidak ada lagi petani yang tidak memiliki tanah.

“Reforma agraria yang dimaksud oleh Partai Buruh adalah memastikan petani memiliki tanah,” kata Said Iqbal.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin menerangkan, pihaknya siap membantu mengamankan elemen buruh yang akan menyampaikan aspirasi di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat.

“Hari ini hanya ada kegiatan (penyampaian aspirasi) di Patung Kuda saja. Pagi ini kami siagakan 1.700 personel,” kata Komarudin.

Komarudin mengatakan, pihaknya masih terus berkoordinasi dengan koordinator lapangan untuk pelaksanaan unjuk rasa hari ini. Dirinya mengusulkan demonstrasi digelar di kawasan Monas Barat Daya.

“Kiranya mereka mau menggunakan fasilitas maupun tempat yang kita siapkan yakni di Gerbang Barat Daya. Sehingga kalau misalnya mereka mau di situ alhamdulilah artinya tidak perlu ada arus lalin yang dialihkan,” ujar dia. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular