BerandaBERITATips Hadapi Pasangan Clingy agar Hubungan Tetap Langgeng

Tips Hadapi Pasangan Clingy agar Hubungan Tetap Langgeng

Clingy adalah keinginan seseorang untuk selalu dekat dengan pasangannya. Mereka akan berusaha mendapat dukungan, perlindungan dan perhatian penuh dari pasangannya.

Melansir dari laman Cleveland Clinic, sifat ini kerap dikaitkan dengan gangguan kepribadian yang disebut dependent personality disorder (DPD).

Gangguan kepribadian dependen membuat seseorang merasa tidak mampu mengurus diri sendiri dan menggantungkan kebutuhan emosional atau fisiknya pada orang-orang terdekat.

Tanda-tanda Pasangan Clingy

Sikap clingy yang berlebihan bisa berujung pada toxic relationship karena salah satu pihak terlalu ketergantungan.

Sebelum terlambat, kenali ciri-ciri pasangan clingy sebagai berikut.

1. Meminta validasi berulang kali

Menanyakan hal yang sama berulang kali hanya untuk memuaskan ego menandakan bahwa seseorang merasa tidak percaya diri.

Lama-kelamaan, ini justru bisa membuat Anda ikut kehilangan rasa percaya diri karena perasaan dan jawaban Anda seakan diragukan.

2. Menghubungi Anda setiap waktu

Komunikasi memang kunci penting suatu hubungan. Namun, bukan berarti seseorang harus menghubungi pacarnya sepanjang waktu, apalagi untuk hal-hal remeh yang sebenarnya bisa dilakukan sendiri.

Ketergantungan ini akan semakin terlihat jika mereka langsung marah atau menyerang Anda dengan pesan bertubi-tubi saat pesan pertamanya tidak terbalas.

3. Selalu mengecek media sosial pasangan

Ciri pasangan clingy yang selanjutnya adalah kecenderungan untuk mengecek media sosial pasangannya terus menerus, bahkan menunggu berjam-jam hanya untuk memantau aktivitas Anda di media sosial.

Terkadang, mereka bahkan meminta akses media sosial Anda. Pada tahap tertentu, pasangan mungkin marah saat Anda menyukai atau meninggalkan komentar pada unggahan orang lain.

4. Ingin ikut ke mana pun Anda pergi

Saat Anda memberitahu rencana pergi dengan teman-teman, mereka mungkin akan bersikeras untuk ikut.

Sikap overprotektif atau bahkan posesif pun akan muncul perlahan. Jika keinginannya tidak dituruti, ini akan memicu pertengkaran dengan pasangan.

Tips Atasi Pasangan Clingy

Sebelum sifat clingy makin berlarut-larut dan merugikan salah satu pihak, berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menghadapinya.

1. Menyibukkan diri

Jika Anda adalah pihak yang clingy pada pasangan, cobalah untuk mencari kesibukan sendiri. Ingat kembali hobi apa yang telah lama Anda tinggalkan.

Menyibukkan diri bukan berarti Anda harus menjauhi pasangan. Ini lebih kepada bagaimana Anda dapat menyeimbangkan antara kebutuhan pribadi dan pasangan.

3. Menetapkan batasan

Jika Anda terjebak dengan pasangan clingy, ajaklah mereka berbicara empat mata untuk menetapkan batasan dalam hubungan.

Contoh batasan ini misalnya seberapa sering Anda sebaiknya menghubungi pada jam-jam kerja atau sejauh mana pasangan bisa mengakses ponsel Anda.

Saat melakukan diskusi, pastikan Anda berdua sama-sama berada dalam kondisi emosi yang stabil.

4. Lebih berani mengambil keputusan

Keberanian mengambil keputusan memang tidak bisa dibentuk dengan cepat. Namun, inilah yang bisa membuat Anda terbebas dari sifat clingy.

Upaya yang dapat Anda lakukan mulai dari hal-hal kecil seperti menyusun kegiatan untuk esok hari atau menentukan hal yang bisa Anda lakukan tanpa pasangan.

5. Meminta bantuan profesional

Jika sifat clingy pasangan Anda berkaitan dengan trauma pada masa lalunya, tidak ada salahnya untuk mengajaknya konseling ke psikolog.

Untuk menunjukkan dukungan, Anda bisa mencarikan informasi mengenai pengobatan terbaik dan menemaninya menjalani perawatan tersebut.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular