Tiket Pesawat Mahal, Mudik Pakai Bus di Sumatra Laris Manis

Mudik lebaran menggunakan angkutan darat masih menjadi primadona. Apalagi harga tiket pesawat tercatat masih tinggi. Sehingga masyarakat ramai-ramai memanfaatkan moda transportasi darat untuk mudik lebaran ke kampung halaman.

Salah satunya di Loket Angkutan Lintas Sumatera (ALS) yang berada di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Provinsi Sumatra Utara, Jumat (31/5). Calon penumpang terus memadati loket bus, sementara itu puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 2 Juni 2019.

Salah satu calon penumpang bus bernama Yulina mengaku akan mudik ke Jakarta. Mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Kota Medan ini memilih menggunakan bus untuk pulang ke kampung halamannya karena harga tiket pesawat masih mahal.

“Saya sempat cek tiket pesawat tujuan Medan-Jakarta, sejak awal Mei. Tapi harganya di atas Rp2 juta semua. Jadi akhirnya saya pulang naik bus aja, biar lebih murah,” ujarnya.

Sementara calon penumpang lainnya bernama Yani mengaku terpaksa memilih mudik ke Bekasi dengan menumpang bus daripada naik pesawat. Namun, diakui dirinya dengan naik bus, dia bisa menambah satu titik yang dikunjungi sebelum mudik ke Bekasi.

“Jadi saya pilih bus saja, lebih hemat juga daripada naik pesawat. Saya rencananya singgah dulu tempat nenek di Pasaman (Sumbar). Memang kalau naik bus makan waktu satu hari satu malam kalau ke Pasaman. Nanti lebaran di Pasaman dulu baru lanjut ke Bekasi,” ujarnya.

Terpisah, Humas PT Angkutan Lintas Sumatera (ALS), Alwi Matondang mengatakan mudik tahun ini ada peningkatan 30 persen masyarakat yang mudik menggunakan bus.

“Kalau tahun lalu ada sekitar 2.000 penumpang yang menggunakan bus dan tahun ini meningkat sekitar 2.600 orang hal ini disebabkan harga tiket pesawat yang mahal,” katanya, seperti dilansir cnnindonesia.com.

Alwi mengatakan rute yang dilalui bus-bus ALS itu di antaranya ke Medan, Dumai, Palembang, Jambi, Jakarta, Bandung, hingga Surabaya, dan Malang.

“Harga tiket beragam sesuai tujuan seperti tujuan Medan ke Jakarta dibanderol Rp635.000, dan Medan ke Surabaya dibanderol Rp850.000,” katanya.

Belum Ada Peningkatan Signifikan Pemudik di Bandara Soekarno Hatta

Sementara itu di Jakarta, Kepala Bagian Hukum Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Endah Purnamasari mengatakan pada H-5 lebaran tercatat belum ada peningkatan penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Data ini di dapat per Jumat (31/5) pukul 08.47 WIB. Endah mengatakan pihaknya akan mengecek kembali keseluruhan data penumpang yang didapatkan hari ini.

“Bandara Soekarno-Hatta sampai dengan hari ini sama dengan kemarin ini konteksnya masih cenderung belum ada peningkatan,” kata Endah di kantor Kemenhub, Jakarta Pusat hari ini.

Di satu sisi, Endah menerangkan jumlah penumpang kemarin (30/5) terbilang turun sekitar 13,6 persen dibanding dengan H-6 Idul Fitri pada tahun lalu. Lebih lanjut pada hari ini di Bandara Soekarno Hatta diketahui terdapat 15 pesawat dengan jumlah 1.964 penumpang untuk kedatangan.

“Untuk keberangkatan ada 64 pesawat dengan penumpang 9.985 penumpang,” ujarnya.[]

(Visited 5 times, 1 visits today)

About The Author

Baca Juga

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.