TANGERANG, Sultantv.co – Pemerintah Provinsi Banten menyerahkan bantuan tongkat jalan kepada Andri Abimanyu (56), warga Kelurahan Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah memberikan bantuan tongkat jalan kepada Andri, yang sehari-hari berjualan dengan alat bantu.
Ia merasa bahagia karena dengan tongkat itu aktivitas usahanya bisa kembali produktif. Ia juga bisa kembali berjalan dan berjualan kopi seperti yang telah dilakukan sebelumnya.
”Alhamdulillah, Saya secara tidak langsung mendapatkan dorongan untuk kembali berusaha menafkahi keluarga,” kata Andri, Sabtu, 28 Februari 2026.
Andri sejatinya sudah memiliki tongkat bantu jalan. Namun, karena kondisinya sudah lama dan usang, tongkat itu tidak mampu berfungsi secara maksimal.
Bagi Andri, sejak kehilangan satu kaki kanannya dua tahun silam, tongkat bantu itu sudah seperti tumpuannya dalam mencari rizki untuk menafkahi keluarga kecilnya.
Oleh karena itu, ketika mendapat bantuan dari Wagub Dimyati, Andri tak henti-henti mengucap syukur.
”Terima kasih, ini sangat berarti sekali bagi saya. Tongkat ini yang membantu saya beraktivitas sehari-hari,” ucap dia.
Selain alat bantu jalan, Wagub Dimyati juga memberikan kursi roda, bantuan 100 paket sembako, bantuan kepada 300 mustahik masing-masing mendapatkan Rp100 ribu.
Lalu bantuan sarana prasarana dua Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dan dua masjid/musala masing-masing sebesar Rp20 juta, serta bantuan sarana air bersih untuk tiga pondok pesantren sebesar Rp75 juta.
Kemudian bantuan renovasi RTLH kepada dua warga masing-masing Rp25 juta, bantuan pendidikan kepada 15 siswa SLTA sederajat dengan total bantuan Rp9,6 juta, bantuan guru madrasah, guru ngaji, pemandi jenazah serta marbot masjid masing-masing sebanyak 10 orang sebesar Rp5 juta.
Dimyati mengajak kepada seluruh warga Tangsel untuk meningkatkan rasa persaudaraan antar sesama muslim. Di Kota Tangsel ini, meskipun kotanya cukup maju, namun masih ditemukan saudara-saudara kita yang kurang mampu.
”Oleh sebab itu, kita harus mempunyai rasa empati kepada sesama untuk menjaga rasa persatuan dan kerukunan,” ujarnya.
Apalagi di bulan Ramadan ini, menurutnya segala bentuk amal kebaikan kita akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT. Maka dari itu, ia mengajak semua pihak untuk berlomba-lomba dalam kebaikan.
”Jangan sampai ada sifat iri, dengki apalagi sombong,” ucapnya.
Dimyati juga mengajak generasi muda Tangsel untuk meningkatkan daya saing. Hal itu bisa tercapai manakala tekun belajar dan mencari ilmu. Apalagi, era teknologi sudah semakin maju dan membawa tantangan.
”Apalagi, Tangsel ini berbatasan langsung dengan Jakarta,” pungkasnya. (Red/ RG)




