Mendengar nama kelelawar, hal yang pertama terlintas di pikiran kita adalah hewan bewarna hitam yang ditemukan terbang di malam hari. Penampilan mamalia terbang ini memang sangat jauh dari kesan lucu atau imut. Itulah sebabnya kelelawar kurang cocok dijadikan hewan peliharaan. Namun, jangan salah, hewan yang identik dengan tokoh pahlawan Batman ini punya beberapa fakta unik loh !
Kelelawar adalah hewan menyusui alias mamalia dan merupakan satu-satunya mamalia yang bisa terbang. Mamalia merupakan hewan berdarah panas, bertulang punggung, menyusui, dan memiliki kulit yang biasanya ditutupi rambut. Padahal biasanya hewan yang karakteristiknya menyusui tidak bisa terbang. Mengutip Encyclopaedia Britannica, tidak ada mamalia lain yang bisa terbang kecuali kelelawar. Jenis mamalia lain seperti tupai terbang atau sugar glider hanya melakukan gerakan meluncur di udara atau melayang, tidak benar-benar terbang.
Kelelawar memiliki 4 kaki, tapi 2 kaki depannya tersambung dengan sayapnya. Kelelawar merupakan hewan nokturnal, artinya hewan ini tidur di siang hari dan berburu makanan di malam hari. Karena itulah, mereka memiliki penglihatan yang sangat tajam. Namun begitu, kelelawar menggunakan gelombang ultrasonik yang berasal dari hidung dan mulutnya untuk mencari mangsa.
Kamu pasti tahu bahwa saat siang hari, kelelawar akan tidur dengan cara bergelantung terbalik pada batang pohon. Menurut laman How Stuff Works, kelelawar bergelantung terbalik supaya mereka bisa lebih mudah terbang.
Tidak seperti burung, kelelawar tidak dapat terbang dari posisi tegak di tanah. Sayap mereka tidak cukup kuat untuk menciptakan momentum dari posisi tersebut. Selain itu, bergelantung di atas pohon juga membuat mereka aman dari predator yang sebagian besar berada di tanah.[Selma]



