CILEGON – Seluruh siswa SD YPWKS IV Kota Cilegon berbaris di halaman upacara. Mereka berbaris bersama para guru untuk memperingati hari sejuta pohon sedunia. Di depan mereka, ratusan pohon yang ditanam di dalam pot ditaruh berjejer.
Satu per satu perwakilan kelas maju untuk menerima pohon tersebut kepada siswa secara simbolis. Untuk kemudian nanti akan ditempatkan sesuai dengan instruksi kepala sekolah.
Ditemui di ruangannya, Kepala SD YPWKS Cilegon TB Dudi Mauludin mengatakan, pihaknya sengaja menggelar peringatan sejuta pohon pada hari ini, Selasa (11/1/2022).
“Ini dilakukan untuk mengedukasi siswa dan para guru agar membudayakan sadar dan peduli lingkungan hidup,” katanya kepada wartawan.
Dudi menuturkan, kegiatan diberi nama ‘one man, one tree’, yang bisa diartikan sebagai ‘satu orang, satu pohon’.
“Jika satu orang satu pohon, maka ada 1.500 pohon yang bisa dikumpulkan untuk nanti ditempatkan di lingkungan sekolah,” imbuh Dudi.
Sementara, Ketua YPWKS Kota Cilegon Aris Subrata menambahkan, selain memperingati hari sejuta pohon dan mengedukasi para siswa, kegiatan tersebut juga dilakukan sebagai langkah awal agar sekolah bisa tembus ECO School Adiwiyata.
“Eco School Adiwiyata ini penghargaan tertinggi tingkat Asia Tenggara,” tambah Aris.
Aris mamaparkan, penghargaan sekolah kategori lingkungan memiliki level tertentu. Mulai dari tingkat kota, provinsi, kementerian, hingga mandiri.
“Kita sudah dapat untuk kategori mandiri. Kalau kategori mandiri ini langsung dari presiden. Kalau nasional itu kementerian. Nah untuk level Asia Tenggara, kita belum dapat. Mudah-mudahan pada 2023 kita bisa tembus,” tandasnya. (mam)





