Setelah Isolasi, Bacalon Pilkot Cilegon Ati Marliati Tetap Melaju

Pesta demokrasi pada musim pemilihan kepala daerah tahun ini tidak lepas dari isu penyebaran virus Covid-19. Kasus bakal calon (Bacalon) Walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati yang terkonfirmasi positif Covid-19 bukanlah satu-satunya.

Ini diperkuat dengan penjelasan Ketua KPU Kota Cilegon, Irfan Alfi saat jumpa pers di Kantor KPU Kota Cilegon, Selasa (8/9). Pada konferensi pers yang dihaadiri Komisioner KPU dan Ketua Tim Pemeriksa Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Cilegon, dr Didiet Pratignyo Irfan menyebut, bukan hanya terjadi di Cilegon, tapi dari seluruh Indonesia sudah hampir 37 kasus.

Seperti diketahui, Petahana yang saat ini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Cilegon ini dinyatakan positif berdasarkan tim pemeriksaan kesehatan rumah sakit dan melalui pemeriksaan swab test, Senin (7/9). Hasil swab itu kemudian diperiksa di laboratorium PCR RS Krakatau Medika, Cilegon.

Ini tidak berimplikasi secara otomatis untuk membatalkan calon. Meski begitu akan ada fase dan tahapan beristirahat atau isolasi mandiri sampai dinyatakan negatif, untuk kemudian dilakukan pemeriksa kesehatan ulang.

“Berdasarkan pemeriksaan kesehatan, ada terkonfirmasi (Positif Covid-19-red) untuk satu Bapaslon, dan sudah kita sampaikan surat untuk melakukan isolasi mandiri sampai batas waktu yang ditetapkan dalam koridor tim pemeriksa kesehatan dalam penanganan kasus pandemi,” ujar Ketua KPU Kota Cilegon, Irfan Alfi.

Bacalon positif harus ikuti isolasi

Meski salah satu Bacalon positif Corona, tahapan Pilkada Serentak tetap berlanjut. Namun, Bacalon yang terkonfirmasi positif harus menjalani isolasi mandiri hingga dinyatakan negatif Corona. Setelah itu, Ati diperbolehkan melanjutkan tahapan pemeriksaan kesehatan.

Tes kesehatan hari pertama yang dilaksanakan di RSUD Cilegon tidak dihadiri oleh Ati. Ketidakhadiran bacalon yang diusung Partai Golkar, Gerindra, PKB, dan Nasdem itu sempat menjadi tanda tanya karena hanya pasangannya, Sokhidin yang ikut dalam tes tersebut.

Diketahui, kakak mantan Wali Kota Cilegon Tb Iman Ariyadi, Ratu Ati Marliati bersama pasangannya Sokhidin mendaftarkan diri ke KPU untuk maju di pesta demokrasi pada Sabtu 5 September 2020.

Sementara itu, Ratu Ati Marliati itu membantah keras dirinya positif Covid-19. Dia mengaku telah mendapat dua bukti hasil swab dari RS Krakakatau Medika dan RS Siloam yang menyatakan negatif Covid-19. Berdasarkan hasil tes swab ulang yang dilakukannya di dua rumah sakit tersebut pada Selasa (8/9) kemarin, dirinya dinyatakan negatif.

Ati berinisiatif tes untuk kedua kalinya lantaran hasil swab pertama yang dilakukan di RSUD Cilegon positif Covid-19.

“Ibu alhamdulillah sehat-sehat saja, ibu juga sempat kaget ada berita itu. Maka dari itu, ibu mencoba kemudian melakukan tes ulang, karena dari awal pada saat ibu pendaftaran, sudah dinyatakan negatif, sehingga Alhamdulillah pendaftaran berjalan lancar,” kata Ati saat dimintai konfirmasi seperti yang dikutip dari Kompas.com, Rabu (9/9).

“Makanya Ibu menunda tidak ikut tes kesehatan, supaya kita punya data yang jelas. Karena Ibu sendiri pun tidak punya gejala apa-apa. Dan hasil yang didapat di RS Krakatau Medika itu, alhamdulillah dinyatakan negatif, begitu juga yang dari RS Siloam, itu juga dinyatakan negatif,” ujarnya.

Hasil tes swab yang didapat dari RSKM dan RS Siloam itu langsung diberitahukan dan dikoordinasikan oleh timnya ke tim pemeriksa kesehatan RSUD dan KPU Cilegon.

“Karena Ibu merasa sehat, dan ini didukung oleh dua rumah sakit yang benar-benar terjamin, tidak mengada-ada, silakan di-cross-check ke Rumah Sakit Krakatau Medika dan ke RS Siloam,” jelasnya.

Ratu Ati berharap KPU dan RSUD dapat berlaku adil dalam pelaksanaan Pilkada Cilegon. Sebab, berdasarkan hasil swab dari kedua rumah sakit, nyatanya dirinya negatif Corona.

“Itu yang Ibu harapkan, karena kan Ibu punya hak yang sama dengan warga negara yang lain. Ibu sudah melakukan hasil tes yang sama, dan ini berharap ibu bisa mengikuti tes kesehatan bersama dengan yang lain,” tuturnya.

Ruangan Ati dan seluruh ruangan yang berada di kantor Wali Kota Cilegon sempat disemprot disinfektan pada Selasa (8/9) sore kemarin. Penyemprotan dilakukan setelah tim Gugus Tugas mendengar kabar bahwa Ati dinyatakan positif Corona.[sultantv]

(Visited 4 times, 1 visits today)

Artikel Terkait

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.