Susu kental manis aman dikonsumsi dari sisi keamanan pangan, tetapi tidak dianjurkan untuk dikonsumsi secara rutin atau dijadikan sebagai pengganti susu bergizi, terutama untuk anak-anak.
Produk ini merupakan olahan susu yang mengandung gula sangat tinggi dan hanya memiliki sedikit protein, vitamin, serta mineral. Kandungan gula yang berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2, gigi berlubang, dan gangguan metabolisme jika dikonsumsi terlalu sering.
Pada anak-anak, kebiasaan mengonsumsi susu kental manis sebagai minuman harian dapat menyebabkan kekurangan gizi karena kebutuhan protein dan kalsium tidak terpenuhi secara optimal. Pada orang dewasa, konsumsi berlebihan juga dapat meningkatkan berat badan dan kadar gula darah, terutama bagi penderita diabetes.
Meski demikian, susu kental manis masih boleh dikonsumsi sesekali dalam jumlah kecil, misalnya sebagai campuran minuman atau bahan tambahan makanan. Produk ini sebaiknya diperlakukan sebagai pemanis atau pelengkap rasa, bukan sebagai sumber utama nutrisi.
Kesimpulannya, susu kental manis aman dikonsumsi secara terbatas, tetapi tidak sehat jika dikonsumsi berlebihan atau dijadikan pengganti susu bergizi.[]




