BerandaBERITAPuluhan Pedagang Terminal Cangkring Pasar Rau Kota Serang Menolak Direlokasi, Pembongkaran Lapak...

Puluhan Pedagang Terminal Cangkring Pasar Rau Kota Serang Menolak Direlokasi, Pembongkaran Lapak Ditunda

SERANG, Sultantv.co – Sejumlah pedagang kreatif lapangan (PKl) di bekas Terminal Cangkring, Pasar Induk Rau (PIR), Kota Serang, menolak direlokasi ke lantai satu.

Alasannya, mereka menilai tempat yang difasilitasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, yakni area dalam lantai satu Pasar Rau, sepi pengunjung dan berdampak pada pendapatan mereka.

Pantauan di lapangan, kebijakan relokasi ini ditolak pedagang saat petugas gabungan dari Satpol PP, Polri dan TNI hendak melakukan penertiban lapak di lokasi tersebut.

“Kalau dipindahin jualan ke lantai satu itu gak akan jalan, gak laku. Bukannya nyari uang tapi malah buang-buang uang,” kata Taufik, salah seorang pedagang sayuran di eks Terminal Cangkring, Pasar Rau.

Dia menegaskan, bahwa pihaknya bukan menolak program Pemkot Serang terkait penertiban lapak di luar area maupun pengembalian fasilitas umum di kawasan tersebut.

Akan tetapi, yang dikhawatirkan Taufik adalah barang dagangannya tidak laku karena sepi pengunjung, seperti yang sudah terjadi sebelumnya.

“Kami bukan menolak program pemerintah, kalau mau dibongkar sih silahkan. Tetapi yang sudah-sudah, bukan satu dua kali, di lantai satu itu sepi,” jelasnya.

Maka, Taufik memohon kepada Pemkot Serang untuk memikirkan hal tersebut, agar para pedagang tidak relokasi ke area dalam lantai satu.

“Kita sih pengennya masih tetap bertahan di sini,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Dinkop UKM Perindag) Kota Serang, Wahyu Nurjamil mengakui ada penolakan dari sejumlah pedagang saat hendak menertibkan lapak.

Menurutnya, para pedagang meminta waktu satu hari untuk melakukan pembongkaran lapak secara mandiri.

Namun pihaknya mengancam akan tetap melakukan pembongkaran, apabila Sabtu besok mereka masih berjualan di lokasi tersebut.

“Yang kedua, ada permintaan supaya mereka tetap di lantai bawah atau lantai dasar. Nah, tadi kami sudah panggil PT Pesona agar hal ini diatur dan saling berbagi supaya mereka semua kebagian,” kata Wahyu.

Adapun jumlah pedagang di eks Terminal Cangkring Pasar Induk Rau sekitar 35 orang. Terdiri dari pedagang sayuran, ikan, maupun pedagang tahu tempe. Termasuk kios kering seperti bawang, jahe dan sebagainya.

“Tadi kita sudah sepakat dengan para pedagang bahwa besok (Sabtu) akan dilakukan pembongkaran oleh kita. Kalau yang enggak sanggup bongkar sendiri, kita bantu pembongkarannya,” pungkas Wahyu. (Roy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular